GROBOGAN — Pasca demo anarkis pada Sabtu (30 Agustus 2025), kaca-kaca di ruangan Wakil Ketua DPRD Grobogan sebagian retak, bahkan ada yang pecah berhamburan.
"Kerusakanya itu kaca-kaca di depan ruangan pimpinan. Karena berdekatan dengan jalan raya,” jelas Ketua DPRD Grobogan, Lusia Indah Artani, kepada wartawan usai mendampingi Danrem 073/Makutarama Salatiga Kolonel Arm Ezra Nathanael dan rombongan, Kamis sore (4 September 2025).
Lusi, sapaan akrabnya, mengatakan kendati ruangan para wakilnya mengalami kerusakan, hal itu tidak mengganggu aktivitas dewan. Ia menyatakan akan segera melakukan perbaikan pada kaca-kaca yang pecah tersebut.
"Perbaikan rencananya dimulai besok," terangnya didampingi Sekretaris DPRD Grobogan, Daru Wisakti.
Lebih lanjut, Lusi menyebutkan bahwa aksi massa pada Sabtu lalu bukanlah demonstrasi. Karena mereka datang dan langsung merusak gedung DPRD Grobogan, Polsek Purwodadi, hingga Polres Grobogan.
”Untuk yang Sabtu, menurut kami itu bukan demo. Kalau yang hari Minggu, memang kami dikirimi surat dan resmi, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Danrem 073 Makutarama Salatiga Kolonel Arm Ezra Nathanael beserta jajaran berkunjung ke Kabupaten Grobogan pada Kamis sore, (4 September 2025).
Didampingi Bupati Grobogan Setyo Hadi beserta Forkompimda, Danrem sempat mengecek kaca ruangan para Wakil Ketua DPRD yang pecah akibat dirusak massa. Dalam kesempatan itu, ia menyebut bahwa kunjungannya juga sekaligus silaturahmi dengan pimpinan daerah setempat.
Selain ke Grobogan, Kolonel Ezra menyatakan juga sudah menyambangi beberapa daerah yang sempat terjadi demonstasi ricuh, yakni di Jepara dan Salatiga. Ia menyebut, saat ini kondisi keduanya belum kondusif 100 persen.