GROBOGAN — Plh. Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Grobogan, Abdul Rouf menyampaikan bahwa ada dua jemaah haji Grobogan yang menunda kepulangan ke Tanah Air.
"Keduanya saat ini masih dirawat di RS Arab Saudi," ungkapnya menjelaskan faktor penyebab kedua jemaah haji itu menunda kepulangannya.
Rouf kemudian mengungkapkan nama kedua jemaah haji Grobogan tersebut. Pertama, Mirin, dari rombongan sembilan kloter 35, asalnya Dusun Glonggong, RT 01 RW 02, Desa Tanjungsari, Kecamatan Kradenan. Kedua, Harni, rombongan keenam dari kloter 36. Asalnya Dusun Waru Kidul, RT 04 RW 04, Desa Waru Karanganyar, Kecamatan Purwodadi.
"Informasi yang kami dapatkan dari petugas kloter masing-masing, kalau sudah sembuh keduanya diikutkan di kloter berikutnya," jelas Rouf kepada diswayjateng.com, pada Minggu, 22 Juni 2025.
Lebih lanjut, Rouf menjelaskan, kendati kedua jamaah haji Grobogan tersebut menunda kepulangan ke Tanah Air, namun koper keduanya tetap dipulangkan mengikuti jadwal pemulangan yang ditetapkan oleh Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Tengah.
Berdasar jadwal pemulangan jemaah haji Grobogan yang telah diterbitkan dan ditandatangani oleh Plh Sekretaris Grobogan, untuk kloter 35 akan tiba di Bandara Adi Soemarmo, Solo, Minggu (22 Juni 2025) pukul 15.50 WIB.
Selanjutnya, berangkat ke Grobogan, Minggu (22 Juni 2025) pukul 17.50 WIB dan tiba di Grobogan pada Minggu (22 Juni 2025) pukul 19.50 WIB.
Sedangkan untuk kloter 36, akan tiba di Bandara Adi Sumarmo pada Minggu (22 Juni 2025) pukul 22.45 WIB, lanjut berangkat menuju Grobogan Minggu (22 Juni 2025) pukul 00.45 WIB, tiba di Grobogan, Senin (23 Juni 2025) pukul 02.45 WIB.