GROBOGAN — Kegiatan canyoneering di Air Terjun Widuri, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan kembali digelar untuk mengangkat daya tarik wisata alam Grobogan yang penuh pesona alami, Minggu 29 Juni 2025.
Aktivitas alam ini digagas oleh Komunitas Canyoneering Grobogan gandeng Perhutani KPH Purwodadi Grobogan yang menjadi mitra pengelolaan hutan wisata. Program ini merupakan bagian penting dalam pengembangan wisata petualangan Canyoneering Grobogan yang menjangkau pasar wisatawan minat khusus.
Canyoneering perdana dimulai pada Minggu, 15 Juni 2025, dijadwalkan berlangsung setiap akhir pekan hingga Juli 2025 dan terbuka untuk wisatawan umum dengan sistem reservasi terbatas.
Administratur Perhutani KPH Purwodadi, Untoro Tri Kurniawan, menyambut baik kegiatan yang memadukan antara wisata, edukasi, dengan pelestarian tersebut.
“Kegiatan canyoneering di Air Terjun Widuri ini bagian dari pengembangan wisata hutan berbasis konservasi,” ujarnya.
Untoro berharap kolaborasi antara masyarakat, Perhutani, dan komunitas alam bisa membuka peluang ekonomi lokal yang tetap menjaga kelestarian. Hal ini bisa menjadi model kolaborasi harmonis yang menguntungkan semua pihak tanpa mengorbankan lingkungan
Ketua Panitia Canyoneering Grobogan, Abdul Kharis, menegaskan kegiatan ini tidak sekadar hiburan, tapi juga sarana edukatif bagi peserta soal pentingnya menjaga alam.
"Juga tidak merusak lingkungan. Kami menerapkan prinsip leave no trace,” katanya, mengutip etika dasar petualangan alam.
Abdul Kharis menambahkan, kegiatan ini mengusung konsep eduwisata petualangan, menjamin keselamatan sekaligus memperkuat kesadaran konservasi. Seluruh pemandu memiliki sertifikasi di bidang outdoor activity dan dilengkapi peralatan keselamatan sesuai dengan standar internasional.
“Semua peserta mendapatkan edukasi seputar ekosistem hutan serta peran pentingnya bagi kelangsungan hidup manusia dan alam. Jadi lebih dari sekadar uji adrenalin,” jelasnya.
Salah satu peserta dari Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan mengungkapkan bahwa pengalaman pertamanya mengikuti canyoneering di Grobogan sangat membekas dan mengesankan.
"Baru kali ini saya ikut canyoneering, dan ternyata seru sekali. Air terjunnya masih alami, suasana tenang,” ujarnya kepada diswayjateng.com.
Sejak dibukanya Canyoneering ini, Air Terjun Widuri mulai banyak dikunjungi masyarakat dan dikenal luas sebagai ikon baru wisata alam Grobogan yang memadukan antara keindahan alam dengan semangat pelestarian.
"Dengan dukungan dari Perhutani KPH Purwodadi, bahwa Canyoneering Grobogan di Air Terjun Widuri akan terus kami kembangkan sebagai wisata edukatif berkelanjutan. Hari ini merupakan trip keempat sejak dibuka pertama kali," pungkasnya.