PATI — Bupati Sudewo menegaskan kepada sejumlah kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Nila Salin di Pati, untuk memanfaatkan secara optimal dan merawat bantuan hibah mesin untuk meningkatkan produktivitas tambak.
Hal ini dikarenakan kurangnya kesadaran merawat bantuan hibah alat mesin produktivitas perikanan khususnya tambak, sehingga memaksa Bupati Pati Sudewo mengeluarkan peringatan keras kepada para penerima manfaat.
“Mudah-mudahan (bantuan mesin kincir angin) ini bermanfaat bagi kelompok tani ikan Nila Salin untuk meningkatkan produksinya. Saya minta tolong dirawat dan dipelihara dengan baik,” pinta Bupati Sudewo.
Permintaan itu diungkapkan Bupati Sudewo, saat menyerahkan bantuan 74 unit kincir air kepada kelompok tani ikan Nila Salin. Kincir angin ini diberikan kepada petani tambak dari di Kecamatan Margoyoso, Tayu dan Dukuhseti.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jateng. Penyaluran bantuan diserahkan di Kantor Balai Desa Tunjungrejo, Kecamatan Margoyoso.
Agenda itu juga dihadiri Wakil Bupati Pati, Direktur Utama Bank Jateng, perwakilan Bank Jateng Cabang Pati, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Pati, serta sejumlah pejabat terkait dan kelompok tani penerima bantuan.
Sudewo menyebut, program bantuan kincir angin menjadi bagian dari sinergi antara Pemkab Pati dan sektor perbankan dalam memacu ekonomi masyarakat pesisir berbasis perikanan budidaya.
“Insya Allah nantinya (bantuan kincir angina) akan dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang,” janji Sudewo.
Berikut nama-nama kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) penerima bantuan kincir air di tiga kecamatan di Kabupaten Pati.
Diantaranya Pokdakan Tambak Rejorezeki, Desa Tunjungrejo, Kecamatan Margoyoso 15 unit dan Pokdakan Tambak Minorekso, Desa Bulumanis Lor, Kecamatan Margoyoso 10 unit.
Selanjutnya, Pokdakan Tambak Margoraharjo, Desa Margoyoso, Kecamatan Margoyoso 10 unit, Pokdakan Tambak Sumojoyo, Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso 10 unit dan Pokdakan Mina Berkah Sentosa, Desa Dororejo, Kecamatan Tayu 15 unit.Terakhir, Pokdakan Kembang Mina Makmur, Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti 14 unit.