GROBOGAN — Seorang bayi perempuan malang yang ditemukan di semak-semak dekat jembatan Desa Gabus, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah selesai menjalani operasi di RSUD Purwodadi, pada Selasa (23 September 2025).
Wakil Direktur RSUD Purwodadi, Titik Wahyuningsih mengatakan, terdapat luka di tubuh sang bayi perempuan tersebut, sehingga perlu dilakukan pembersihan terhadap luka-luka itu dengan tindakan operasi.
”Ada luka di leher, punggung, paha. Lukanya kotor, ada nanahnya. Selasa (23/9/2025) dioperasi, dibersihkan,” ujarnya, Kamis (25 September 2025).
Titik menuturkan, sebelum dilakukan operasi, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan berbagai pihak terkait, mulai dari kepolisian hingga sejumlah dinas, karena bayi tersebut belum diketahui keluarganya.
"Karena tidak ada keluarganya, kami menghubungi sejumlah pihak seperti Wakapolsek dan Kapolsek Gabus, lalu Dinas Sosial, serta Kepala DP3AKB untuk meminta izin operasi. Mereka setuju, yang penting kondisi anaknya baik,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Titik menyebut, kondisi bayi itu secara keseluruhan normal. Namun, karena banyak luka kotor di bagian tubuhnya maka perlu dilakukan prosedur tindakan operasi. ”Matanya bisa melek. Semua normal,” katanya.
Sebelumnya viral video penemuan bayi perempuan di semak-semak Desa Gabus, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan. Kejadian tersebut membuat geger warga setempat.
Dalam video yang ramai dibagikan di media sosial tersebut tampak seorang bayi yang masih berlumuran darah sebagai pertanda baru saja dilahirkan. Bayi itu pertama kali ditemukan oleh seorang pedagang mie tek-tek yang berjualan di sekitar lokasi kejadian.