Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

39 Sekolah di Kudus Raih Penghargaan Adiwiyata, Ini Manfaat Pentingnya

Bupati Kudus Samani serahkan penghargaan Sekolah Adiwiyata

KUDUS — Kehadiran Sekolah Adiwiyata di Kabupaten Kudus terus bertambah. Bahkan pada tahun 2025 ini, sebanyak 39 sekolah di Kota Kretek kembali menerima Penghargaan Sekolah/Madrasah Adiwiyata Kabupaten, Perpanjangan Adiwiyata Provinsi, Nasional dan Mandiri Tahun 2025.


Melalui penghargaan prestisius dari Kementrian Lingkungan Hidup ini, diharapkan semangat mencintai lingkungan terus tumbuh di kalangan generasi muda khususnya di lingkungan sekolah.


Penyerahan penghargaan Sekolah Adiwiyata dilakukan oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris di Pendapa Kabupaten Kudus baru-baru ini. Hal itu sebagai bentuk apresiasi atas komitmen membangun budaya cinta lingkungan di lingkungan pendidikan.


Penghargaan ini sangat penting untuk memperkuat semangat menjaga lingkungan hidup melalui dunia pendidikan. Terutama membiasakan peserta didik memilah sampah dan menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat.


“Selamat kepada seluruh sekolah penerima penghargaan. Semangat terus untuk mengelola lingkungan sekolah dengan baik. Budaya pilah sampah perlu ditanamkan sejak dini sebagai bagian dari karakter hidup sehat,” pinta Bupati Samani.

Bupati mengapresiasi kepada Bakti Lingkungan Djarum Foundation atas dukungan fasilitasi dan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Kudus.


Program Adiwiyata, kata Samani, merupakan wujud nyata kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan para pemangku kepentingan dalam mendukung pendidikan lingkungan yang konsisten dan berkelanjutan.


Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kabupaten Kudus Abdul Halil, menegaskan pentingnya membudayakan perilaku bersih dan sehat di sekolah.

Halil menyebut perlunya membangun persepsi yang sama dalam perilaku berbudaya lingkungan hidup sebagai upaya perubahan karakter yang peduli terhadap lingkungan.


“Melalui pendidikan lingkungan di sekolah, kita berharap akan terjadi perubahan pola pikir dan karakter peserta didik dalam mencintai alam sekitar. Ini sejalan dengan visi Kudus Sehat yaitu Sejahtera, Harmoni, dan Takwa,” tukasnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube