Magelang — Wali Kota Magelang Damar Prasetyono resmi mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam sebuah acara yang digelar di Pendopo Pengabdian, Jumat (12/9/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Damar menekankan bahwa pendidikan anak usia dini adalah fondasi utama dalam membentuk kecerdasan, karakter, dan kepribadian anak.
"Pendidikan anak usia dini sangat strategis. Ini adalah dasar dari segala proses tumbuh kembang anak. Jika fondasinya baik, maka pendidikan selanjutnya akan berjalan lebih kokoh," ujar Damar di hadapan jajaran Bunda PAUD dan pemangku kepentingan pendidikan di Kota Magelang.
Dalam konteks perkembangan saat ini, Wali Kota Magelang menyoroti pentingnya sinergi antara lingkungan rumah dan sekolah. Menurut Damar, meskipun secara prinsip pendidikan anak usia dini merupakan tanggung jawab utama keluarga, realitas sosial menunjukkan bahwa peran lembaga PAUD semakin krusial.
"Sekarang banyak ibu yang juga bekerja. Anak-anak pun banyak yang dititipkan di PAUD. Ini membuat peran sekolah dan pendidik menjadi sangat penting untuk mendampingi keluarga," jelasnya.
Damar mengingatkan bahwa kesinambungan pola asuh antara sekolah dan rumah menjadi kunci keberhasilan pembentukan karakter anak. Pendidikan di usia dini, menurutnya, tidak cukup hanya pada aspek kognitif, tetapi juga harus menyentuh aspek emosional dan sosial.
Dalam kesempatan yang sama, Damar menyampaikan harapannya agar peran Bunda PAUD dan Pokja PAUD tidak hanya administratif, tetapi juga substantif. Ia mendorong lahirnya inovasi-inovasi dalam layanan PAUD serta terbentuknya komunikasi efektif antara guru, orang tua, dan pihak terkait.
"Pendidikan anak usia dini tidak boleh dipahami sempit. Ini menyangkut pembentukan karakter. Apa yang dilakukan orang tua akan ditiru anak-anaknya. Maka, pola pengasuhan harus sejalan antara rumah dan sekolah," ujar Damar.
Wali Kota juga menekankan pentingnya memperkuat literasi dasar, pola hidup sehat, dan nilai-nilai sosial seperti sopan santun dan budi pekerti. Di era teknologi dan kecerdasan buatan (AI), katanya, yang membedakan bukan hanya kecerdasan, tetapi akhlak dan karakter.
Pada acara yang sama, Bunda PAUD Kota Magelang Nanik Yunianti turut mengukuhkan Bunda PAUD Kecamatan Magelang Utara, Magelang Tengah, dan Magelang Selatan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperluas jangkauan dan koordinasi pelaksanaan program pendidikan anak usia dini di tingkat kecamatan.
Damar menutup sambutannya dengan menegaskan komitmen Pemerintah Kota Magelang untuk memastikan seluruh anak memperoleh hak belajar, bermain, dan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.