Wonosobo — Sebuah video yang merekam momen dramatis saat tenda pengajian di Desa Ropoh, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo, rusak akibat angin kencang viral di media sosial.
Video tenda pengajian di Wonosobo diterjang angin tersebut diunggah oleh akun instagram @wonosobo.info.
Dalam video tenda pengajian di Wonosobo diterjang angin berdurasi singkat tersebut, tampak warga panik menyelamatkan diri ketika atap seng tenda beterbangan diterpa angin. Tertulis dalam video tersebut lokasi kejadian di Desa Ropoh, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo.
"Hujan deras dan angin kencang melanda beberapa lokasi di Wonosobo Selatan," tulis akun tersebut.
Kejadian tenda pengajian di Wonosobo diterjang angin itu diduga terjadi saat acara pengajian tengah berlangsung. Angin kencang tiba-tiba datang dan menghantam tenda berukuran besar yang didirikan untuk kegiatan keagamaan tersebut.
Tidak hanya angin, hujan deras juga mengguyur lokasi acara, membuat air masuk ke dalam tenda dan membuat kondisi semakin kacau.
Dalam video yang beredar, terdengar suara warga berteriak panik sambil berusaha menghindari material tenda yang beterbangan.
Bahkan, dalam suasana mencekam itu, seorang warga terdengar mengumandangkan adzan dengan lantang, diduga sebagai bentuk permohonan perlindungan kepada Tuhan.
Camat Kepil, Eko Premono saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tenda pengajian di Wonosobo diterjang angin. Menurutnya, peristiwa hujan disertai angin kencang menimpa jamaah pengajian di Dusun Krinjingwetan, Desa Ropoh, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo.
"Kejadian terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat pengajian Maulid Nabi. Pengajian segera dihentikan panitia," ungkapnya saat dikonfirmasi.
Menurutnya untuk di wilayah Kecamatan Kepil tidak ada bencana alam yang terjadi setelah hujan deras dan angin kencang pada Senin (29/09/2025) sore.
"Alhamdulillah tidak ada laporan bencana lain," pungkasnya.