Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Polres Wonosobo Resmikan Bedah Rumah ke 5 di Desa Sedayu, Bantu Warga Kurang Mampu

Kapolres Wonosobo AKBP M Kasim Akbar Bantilan saat meninjau bedah rumah di Desa Sedayu Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo.

Wonosobo — Program bedah rumah Polres Wonosobo kembali digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap warga kurang mampu. Kali ini, rumah milik pasangan Yulianto dan Mei Lani di Desa Sedayu, Kecamatan Sapuran, direnovasi secara menyeluruh dan diresmikan pada Selasa (23/09/2025).


Program bedah rumah Polres Wonosobo merupakan kolaborasi antara Bhabinkamtibmas Desa Sedayu, Aipda Rosid, dengan lembaga keuangan syariah BMT Melati. Proyek ini menjadi rumah kelima yang berhasil direnovasi melalui kerja sama lintas sektor, mulai dari kepolisian, pemerintah desa, lembaga mitra, hingga partisipasi warga.


"Alhamdulillah ini adalah program bedah rumah ke-5 yang kami laksanakan. Dikerjakan oleh tukang ahli dibantu warga secara gotong royong sejak 18 Agustus," ujar Bhabinkamtibmas Desa Sedayu, Aipda Rosid.


Peresmian program bedah rumah Polres Wonosobo dilakukan di Dusun Merapi Mulyo dan ditandai dengan pemotongan pita oleh Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan. Acara dilanjutkan penyerahan kunci rumah, potong tumpeng, dan peninjauan langsung kondisi rumah pasca renovasi.


Rumah yang sebelumnya nyaris roboh kini telah menjadi tempat tinggal yang layak huni. Selain perbaikan struktural, bantuan juga diberikan dalam bentuk perlengkapan rumah tangga seperti kasur, bantal, lemari, dan karpet.


"Siapa pun yang dikaruniai rezeki lebih, sudah sepatutnya berbagi. Kami berharap program ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Kapolres.


Program bedah rumah Polres Wonosobo menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, melalui peran institusi kepolisian dan mitra sosial. Dengan kolaborasi berbagai pihak, program ini tidak hanya memperbaiki kondisi fisik rumah, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial di tingkat desa.


Kapolres Wonosobo berharap program ini dapat terus berlanjut dengan dukungan dari berbagai elemen masyarakat.


"Semoga ini menjadi langkah awal yang terus menginspirasi lebih banyak pihak untuk peduli dan berbagi," tutupnya.

Yulianto dan Mei Lani, penerima manfaat bedah rumah Polres Wonosobo, sebelumnya tinggal di rumah yang tidak layak huni. Kondisi bangunan yang miring dan atap bocor mengganggu kenyamanan dan keselamatan keluarga mereka.


Atik, tetangga penerima manfaat, menyampaikan bahwa rumah tersebut dulunya nyaris ambruk.


"Dulu rumahnya miring, sekarang sudah bagus dan nyaman," katanya.


Hal senada disampaikan Giyatno, warga lain, yang menilai dinding dan atap rumah kini lebih kokoh.


Kepala Desa Sedayu, Trubus, mengapresiasi program bedah rumah Polres Wonosobo yang dinilai sangat membantu masyarakat. Ia menyebutkan bahwa program semacam ini sangat dibutuhkan oleh desa-desa yang masih memiliki rumah tidak layak huni.


"Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama Polres Wonosobo dan BMT Melati. Program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga," ungkapnya.


Sementara itu, Manager Umum BMT Melati, Eko Purnomo menyatakan, bahwa program ini sejalan dengan nilai-nilai lembaga keuangan mikro yang ia pimpin.


"Kami mendukung penuh dan sangat mengapresiasi partisipasi Kapolres yang bahkan turut memberikan bantuan pribadi dalam program bedah rumah ke-5 ini," ujarnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube