Temanggung — Mall Pelayanan Publik Temanggung resmi difungsikan sebagai pusat layanan terpadu untuk memudahkan akses masyarakat terhadap berbagai layanan administrasi. Fasilitas ini diharapkan dapat menjadi solusi atas kebutuhan pelayanan publik yang cepat, efisien, dan terintegrasi di Kabupaten Temanggung.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Temanggung, Ripto Susilo mengatakan, bahwa kehadiran Mall Pelayanan Publik Temanggung merupakan langkah inovatif dari pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
"Mall Pelayanan Publik ini memang dirancang sebagai pusat layanan terpadu. Itu supaya masyarakat tidak perlu datang ke banyak tempat untuk mengurus kebutuhan administrasi," ujar Ripto.
Menurut Ripto, Mall Pelayanan Publik Temanggung menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menyelenggarakan layanan yang mudah dijangkau, cepat, aman, dan nyaman bagi warga. Ia menambahkan bahwa layanan ini akan terus diperluas secara bertahap.
"Namanya saja Mall Pelayanan Publik, artinya semua urusan masyarakat diupayakan bisa selesai di sini. Namun kami lakukan secara bertahap untuk pemenuhan semua layanan," lanjut Ripto.
Pemerintah daerah menargetkan ke depan MPP Temanggung akan menjadi pusat integrasi pelayanan lintas sektor. Artinya, tidak hanya dinas-dinas pemerintahan yang akan memberikan layanan, tetapi juga lembaga non-pemerintah yang berkaitan dengan perizinan dan administrasi lainnya.
"Semua instansi pemerintah, dan beberapa lembaga non pemerintah yang menyelenggarakan perizinan dan non perizinan dapat bekerja sama memberikan pelayanan yang holistik dan terpadu di sini," tegas Ripto.
Salah satu bentuk integrasi layanan yang sudah berjalan adalah kerja sama dengan perbankan daerah. Direktur Bank Jateng Cabang Temanggung, Agung Raharjo, menyatakan dukungannya terhadap operasional Mall Pelayanan Publik Temanggung, terutama dalam penyediaan layanan pembayaran.
"Bank Jateng juga memiliki layanan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Kami mendukung penuh terobosan Pemkab Temanggung ini," ujar Agung.
Selain pembayaran PNBP, Bank Jateng juga menyediakan fasilitas pembayaran tilang secara langsung di lokasi MPP. Hal ini memberikan kemudahan tambahan bagi masyarakat yang ingin menyelesaikan urusan pelanggaran lalu lintas tanpa harus berpindah tempat.
Dengan adanya sistem ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan kemudahan dalam menyelesaikan satu jenis layanan, melainkan bisa mengakses berbagai kebutuhan administrasi lain dalam satu kunjungan.
Kehadiran Mall Pelayanan Publik Temanggung juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan sistem pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Layanan-layanan yang dihadirkan mencakup berbagai sektor seperti kependudukan, perizinan, perpajakan, layanan hukum, hingga layanan keuangan.
Langkah ini sejalan dengan arah kebijakan nasional untuk mempercepat reformasi birokrasi dan digitalisasi layanan publik. Ke depan, layanan digital berbasis satu pintu diharapkan semakin berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
Ripto menegaskan bahwa pembangunan Mall Pelayanan Publik Temanggung tidak hanya berhenti pada penggabungan layanan di satu lokasi, tetapi juga menyasar pada kualitas pelayanan yang lebih baik.
"Kami ingin memastikan masyarakat merasa terbantu. Pelayanan publik harus tidak berbelit, transparan, dan memberikan kepastian," pungkasnya.