PURWOREJO — Kecelakaan di rel tanpa palang Purworejo kembali memakan korban jiwa. Seorang ibu rumah tangga tewas seketika usai sepeda motornya dihantam Kereta Api Prameks di pedi Banyuurip, Purworejo, Jawa Tengah.
Peristiwa kecelakaan di rel tanpa palang Purworejo ini terjadi pada, Selasa pagi 30 September 2025 sekitar pukul 06.30 WIB di perlintasan rel 624 Tegal Kuning, Banyuurip, Kabupaten Purworejo.
Korban diketahui bernama Pawit Trisnawati (43), warga Dukuh Ngemplak Desa Pogung Jurutengah Kecamatan Bayan.
Sebelum kejadian kecelakaan di rel tanpa palang Purworejo, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AA 6704 TV, melaju dari arah utara ke selatan. Tanpa disadari, di saat bersamaan, Kereta Api Prameks 501 jurusan Yogyakarta–Kutoarjo melaju kencang dari arah timur.
Benturan keras tak terhindarkan. Tubuh korban terpental beberapa meter, mengalami luka berat di bagian kepala dan tubuh, hingga meninggal di tempat kejadian perkara.
Sepeda motornya ditemukan rusak berat, dan nyaris masuk ke saluran irigasi sawah di sekitar lokasi. Kecelakaan di rel tanpa palang Purworejo ini menambah daftar panjang insiden serupa yang kerap berujung pada kematian.
Minimnya sistem pengamanan di perlintasan sebidang masih menjadi persoalan serius di berbagai daerah.
Kapolsek Banyuurip, Iptu Muslim, menyatakan bahwa kejadian kecelakaan di rel tanpa palang Purworejo ini diduga akibat tidak adanya palang pintu pengaman dan kurangnya kewaspadaan pengguna jalan.
"Perlintasan tanpa palang pintu memang sangat rawan. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan memastikan kondisi aman sebelum melintas," tegasnya.
Pihak kepolisian bersama tim Inafis Polres Purworejo langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan di rel tanpa palang Purworejo.
Identitas korban dipastikan melalui pemindaian sidik jari, sebelum jenazah dievakuasi ke RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo menggunakan mobil PMI.