Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Bulog Wonosobo Gandeng TNI Gelar Panen Raya, Serap Gabah Petani

Bulog Wonosobo gandeng TNI melakukan panen raya gabah di Desa Mungkung
Kecamatan Kalikajar
Kabupaten Wonosobo. (Ari Sunandar/diswayjateng)

Wonosobo — Komitmen menjaga ketahanan pangan nasional tak berhenti pada strategi atas kertas. Di Desa Mungkung, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, sinergi antara TNI, Bulog, pemerintah daerah dan para petani diwujudkan secara langsung melalui kegiatan panen raya dan penyerapan gabah pada Jumat (15/08/2025).


Acara yang melibatkan sekitar 50 orang ini menjadi ajang kolaborasi aktif antara sektor pertahanan, distribusi pangan, dan kelompok tani lokal. Hadir dalam kegiatan ini antara lain Kasdim 0707/Wonosobo Mayor Arh Siswoto Nurharjo, Kepala Gudang Bulog Cabang Wonosobo Doddy Hendriyansah, perwakilan Dinas Pangan Kabupaten Wonosobo Istiqomah, serta unsur Forkopimcam Kalikajar dan perwakilan Gapoktan.


Kasdim 0707/Wonosobo, Mayor Arh Siswoto Nurharjo menyampaikan, bahwa TNI hadir untuk mendampingi petani, bukan hanya di masa krisis, tetapi juga dalam upaya peningkatan kesejahteraan.


"Kami mengajak para petani dan Gapoktan agar menjual gabah hasil panennya ke Bulog. Ini penting agar harga gabah tetap stabil dan cadangan beras nasional aman," ujar Mayor Siswoto.


Ia menekankan bahwa keterlibatan TNI merupakan bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.

"Kami turun langsung ke sawah, memastikan harga layak, menjaga keseimbangan stok, dan tentunya, mendukung petani lokal agar tetap semangat bertani," tambahnya.


Kepala Gudang Bulog Cabang Wonosobo, Doddy Hendriyansah, menyampaikan bahwa harga penyerapan gabah saat ini mencapai Rp6.500 per kilogram, sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang ditetapkan.


"Kami berkomitmen menyerap gabah petani sesuai HPP. Kami harap, dengan kerja sama ini, petani tidak lagi tergantung tengkulak dan bisa memperoleh penghasilan yang layak," jelas Doddy.


Perwakilan Dinas Pangan Kabupaten Wonosobo, Istiqomah, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menyebut peran TNI sangat membantu pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan dan stabilisasi harga di tingkat petani.


"Kami terbuka untuk mendengar masukan dari petani. Apa pun yang menjadi kendala bisa dikomunikasikan agar produktivitas pertanian terus meningkat," ujarnya.