Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Belajar dari Talunombo, Desa Granting Klaten Gali Inovasi Pengolahan Sampah dan Pangan Berkelanjutan

Desa Granting Klaten berkunjung ke Talunombo Wonosobo untuk belajar inovasi pengolahan sampah dan pangan berkelanjutan. (Ari Sunandar/diswayjateng)

Wonosobo — Upaya memperkuat program lingkungan dan kemandirian desa terus dilakukan oleh pemerintah daerah. Salah satunya terlihat dari kunjungan Pemerintah Desa Granting, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten ke Desa Talunombo, Wonosobo, pada Rabu (15/10/2025).


Kegiatan ini digelar untuk mempelajari praktik inovasi pengolahan sampah dan pangan berkelanjutan yang telah diterapkan masyarakat Talunombo.


Dalam kunjungan ini, rombongan dari Klaten turut didampingi oleh Wakil Bupati Wonosobo periode 2020–2024, Drs. KH Muhamad Albar.


Desa Talunombo dikenal luas sebagai pelopor pengelolaan sampah terpadu di tingkat desa. Melalui Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPS3R), warga memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi bahan bernilai ekonomi seperti briket, pupuk organik, dan energi biosolar.


Keberhasilan tersebut menjadikan Talunombo sebagai salah satu lokasi studi banding favorit di Jawa Tengah. Beragam pihak, mulai dari pemerintah daerah, perguruan tinggi, hingga lembaga sosial datang untuk meninjau langsung praktik inovasi pengolahan sampah dan pangan berkelanjutan di desa ini.

"Semangat warga Talunombo perlu diapresiasi karena mampu mengubah sampah menjadi sumber energi dan sumber penghidupan," ujar Drs. KH Muhamad Albar di sela kegiatan.


Kepala Desa Granting, Sri Kuncoro, menyebut kunjungan ini menjadi bagian dari langkah nyata pemerintahan desa untuk meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pangan. Model inovasi pengolahan sampah dan pangan berkelanjutan di Talunombo dianggap sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Granting.


"Kami ingin belajar bagaimana pengelolaan lingkungan bisa berdampak langsung pada kesejahteraan warga. Talunombo sudah memberikan contoh nyata,: kata Sri Kuncoro.


Sementara itu, Kepala Desa Talunombo, Badar, mengungkapkan rasa terima kasih atas apresiasi dan kunjungan dari Pemerintah Desa Granting. Ia berharap sinergi ini bisa berkembang menjadi kemitraan konkret antardesa.


"Kami terbuka untuk berbagi pengalaman dan berkolaborasi agar pengelolaan lingkungan di desa-desa lain juga semakin baik," ujarnya.