Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Terjadi Lagi! Ratusan Siswa di Palu, Banggai Kepulauan dan Parigi Moutong Diduga Keracunan MBG

TEGAL — Sejumlah siswa di Palu dan ratusan siswa di Kabupaten Banggai Kepulauan diduga mengalami keracunan massal setelah menyantap hidangan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (17/9). Insiden serupa juga terjadi pada siswa SD Inpres Boyaoge, Kota Palu, yang dilarikan ke rumah sakit karena gejala mual dan pusing.


Di Banggai Kepulauan, seperti dilaporkan Tribunpalu.com, ratusan siswa dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Tinangkung mengalami gejala keracunan. Gejala seperti mual, muntah, dan pusing dilaporkan muncul tidak lama setelah mereka mengonsumsi makanan yang diduga berasal dari menu ikan cakalang.


mengutip KabarSelebes, hingga saat ini, sekitar 200 siswa dilaporkan menjadi korban. Sebagian besar dari mereka harus dilarikan ke Rumah Sakit Trikora Salakan untuk mendapatkan penanganan medis. Untuk mengantisipasi lonjakan pasien, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah mendirikan tenda darurat di halaman depan rumah sakit.


Menurut data awal, dari sekitar 3.000 penerima MBG di wilayah tersebut, ratusan siswa menjadi korban. Tim medis di RS Trikora Salakan kini bekerja keras menangani para pasien. Pihak berwenang, termasuk dinas kesehatan dan kepolisian, tengah melakukan investigasi untuk memastikan penyebab pasti keracunan.


Sebelumnya, pada Selasa (16/9), belasan siswa SDK Toboli Barat di Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, mengeluhkan sakit perut, mual, hingga muntah. Sebanyak 18 siswa harus dilarikan ke Puskesmas Parigi Utara untuk mendapatkan penanganan medis.


Kepala Puskesmas Pangi, Vemmy Lamatoa, membenarkan telah menerima dan memeriksa para siswa tersebut. Namun, ia belum bisa memastikan penyebab pasti dari gejala yang dialami.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube