TEGAL — Kronologi seorang pria di Bogor yang berpura-pura menjadi korban begal ini mengejutkan masyarakat. Pria bernama Toni tersebut mengaku telah membuat hoaks karena takut kepada istrinya.
Sebelumnya, Toni menjadi viral setelah mengklaim dirinya adalah korban begal di kawasan Jalan Baru Galuga, Kabupaten Bogor pada Sabtu (23/8/2025).
Namun, siapa sangka, semua itu hanyalah sebuah drama hoaks yang diciptakannya.
Awalnya, sebuah postingan viral diunggah dari akun Instagram mediabogor, yang menunjukkan momen Toni menceritakan kejadian pembegalan yang dialaminya.
Pada saat itu, Toni mengaku melintasi wilayah Galuga, Jalan Baru Galuga, Kecamatan Cibungbulang sekitar pukul 20.41 WIB. Namun tiba-tiba ia dihentikan oleh empat orang yang tidak dikenal. Ia mengaku telah menjadi korban pembegalan.
Sambil memegangi pipinya yang memar, Toni terlihat gemetaran saat menceritakan kepada warga. Setelah kejadian, Toni hanya bisa pasrah karena tas dan sepeda motornya dibawa kabur.
"Apa saja yang dibawa (begal) itu?" tanya seorang warga.
"Hanya tas saya dan motor," jawab Toni.
Toni juga bercanda bahwa para pembegal berhasil membawa kabur dua ponsel dan sepeda motor merek Beat Street, serta melakukan pemukulan terhadapnya.
Setelah kejadian, cerita yang disampaikan Toni membuat warga setempat, terutama di wilayah Jalan Baru Galuga, merasa ngeri.
Akhirnya, Toni dibawa ke Polsek Galuga dan diinterogasi oleh pihak kepolisian.
Namun, siapa sangka, kasus kronologi pria di Bogor yang berpura-pura dibegal itu sebenarnya adalah rekayasa Toni semata. Di hadapan polisi, Toni mengaku bahwa ia tidak benar-benar dibegal.
"Saya Toni, memohon maaf kepada pihak TNI Polri dan warga sekecamatan Cibungbulang terutama warga Galuga, bahwa berita pembegalan tersebut adalah hoaks," ungkap Toni di Polsek Cibungbulang dikutip dari TribunnewsBogor.com.
Toni juga mengaku motornya raib bukan karena dibegal, melainkan ia gadaikan karena takut kepada sang istri.
"Yang sebenarnya terjadi, motor tersebut saya gadai karena saya takut kepada istri saya. Sekali lagi saya memohon maaf yang sebesar-besarnya," tandas Toni.