Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Olahraga Para Sultan, Padel Mulai Rambah Pekalongan

KEKINIAN - Lapangan padel baru di Kota Pekalongan diresmikan Wali Kota Afzan Arslan Djunaid di Dupan Square
kemarin. (bekti buwono/disway jateng)

Pekalongan — Dunia olahraga Kota Pekalongan mencatat sejarah baru dengan hadirnya Lapangan Padel pertama yang diresmikan langsung oleh Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid.


Lokasi lapangan padel itu berada Area Dupan Square Pekalongan.


Kehadiran lapangan ini menjadi simbol masuknya cabang olahraga Padel ke Kota Pekalongan, menyusul tren yang tengah booming di berbagai kota besar Indonesia.


“Alhamdulillah, sekarang ada cabang olahraga baru Padel yang kebetulan sedang booming di kota-kota besar. Kota Pekalongan beruntung karena Dupan Group memanfaatkan lahan yang luas untuk membangun Lapangan Padel, sehingga masyarakat bisa memanfaatkannya untuk berolahraga. Padel ini bahkan akan dipertandingkan di PON Tahun 2028 di NTB,” ujar Aaf, sapaan akrabnya, Senin 11 Agustus 2025.


Ia menegaskan, Padel bukan sekadar olahraga, melainkan juga tren gaya hidup yang tengah digemari, terutama di Jakarta, bahkan diminati oleh kalangan artis.


“Ini perdana saya mencoba bermain Padel. Harapannya nanti terbentuk pengurus dan atlet cabang olahraga Padel di Kota Pekalongan, sehingga kita bisa mempersiapkan diri menghadapi PON Tahun 2028. Semoga fasilitas ini mendorong lahirnya atlet potensial yang membawa nama baik kota ini,” ungkapnya.


Aaf menjelaskan, Padel memiliki konsep permainan mirip tenis lapangan, namun dengan aturan dan ukuran lapangan berbeda, serta memanfaatkan pantulan bola dari kaca sebagai bagian dari strategi permainan.


Menurutnya, keberanian Dupan Group menghadirkan fasilitas olahraga ini layak diapresiasi, dan diharapkan memicu hadirnya investasi olahraga lainnya di Kota Pekalongan.

Pengelola Dupan Padel Pekalongan, Richard, mengungkapkan bahwa minat masyarakat terhadap Padel langsung membludak sejak soft opening 3–7 Agustus 2025.


“Full booked terus sejak dibuka. Untuk tarif weekday pukul 06.00–15.00 WIB Rp150.000/jam, weekday pukul 16.00–23.00 WIB Rp200.000/jam, dan weekend tarifnya sama Rp200.000/jam,” jelasnya.


Richard menambahkan, bagi pemula tersedia layanan pelatihan dari pelatih profesional dengan biaya Rp150.000/jam.


Penyewa juga dapat memanfaatkan fasilitas sewa raket premium Rp40.000 atau raket biasa Rp25.000, sehingga siapa pun bisa mencoba tanpa harus membeli perlengkapan pribadi.


“Padel ini unik, karena bola yang memantul ke kaca masih bisa dimainkan. Kami berharap antusiasme ini melahirkan atlet-atlet Padel berprestasi dari Pekalongan,” tuturnya.


Untuk kemudahan akses, pemesanan lapangan dapat dilakukan melalui aplikasi Ayo di Play Store maupun App Store, di mana pengguna bisa melihat jadwal dan langsung melakukan booking.


Dengan peresmian ini, Kota Pekalongan resmi bergabung dalam daftar kota yang memiliki fasilitas Padel, membuka peluang prestasi olahraga sekaligus destinasi rekreasi baru bagi warganya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube