Meninggalnya ojol yang bernama affan kurniawan tentu menjadi sorotan publik, pasalnya penyebab ia meninggal karena terlindas mobil rantis anggota brimob saat kericuhan demo.
Kejadian ini tentu membuat kemarahan publik memuncak, pasalnya didalam mobil tersebut terdapat 7 anggota brimob.
Setelah kejadian ini membuat 7 anggota brimob yang ada didalam mobil ini harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, publik juga meminta kasus ini untuk di ungkap secara transaparan.
Berikut ini akan kami ulas secara lengkap mengenai identitas ketujuh anggota brimob yang ada didalam mobil, simak terus ulasannya dibawah ini.
Dalam perkembangan terbaru, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah bertindak cepat. Tujuh anggota brimob yang berada di dalam kendaraan taktis tersebut telah diamankan dan kini menjalani pemeriksaan intensif oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.
Siapa saja yang ditangkap? Mereka adalah Kompol CD, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Bharaka Y, dan Bharaka D.
Pihak kepolisian masih mendalami peran masing-masing setiap individu, termasuk siapa yang mengemudikan kendaraan saat kejadian. Namun, yang pasti, ketujuh anggota brimob ini berada dalam satu mobil yang terlibat dalam insiden tersebut.
Kepala Divisi Propam Polri, Irjen Abdul Karim, menyatakan bahwa proses penanganan kasus ini akan dilakukan secara cepat dan transparan. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sebagai pihak eksternal untuk memastikan keadilan bagi korban dan keluarganya.
Dukungan dan Tuntutan Keadilan
Kasus meninggalnya ojol yang terindas mobil anggota brimob ini telah menarik perhatian luas dari berbagai pihak. Masyarakat, termasuk para pesohor, menyuarakan kepedihan dan kemarahan mereka di media sosial, menuntut keadilan bagi Affan Kurniawan.
Komisi III DPR RI, melalui ketuanya, mendesak agar para pelaku ditindak tegas dan diproses hukum.
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) juga turut mengecam insiden ini dan meminta kepolisian untuk bertanggung jawab penuh.
Kepergian Affan menyisakan duka mendalam, terutama bagi keluarga yang ditinggalkan. Pemilik kontrakan tempat Affan tinggal, Muri, mengungkapkan bahwa Affan adalah tulang punggung keluarga yang sangat gigih. Ia bekerja keras sebagai pengemudi ojol untuk menopang ekonomi keluarganya.
Polri, melalui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, telah menyatakan komitmennya untuk mengusut kasus ini hingga tuntas. Pihak kepolisian juga telah menemui keluarga korban untuk menyampaikan belasungkawa dan menjamin bahwa kasus ini akan ditangani dengan serius.
Peristiwa tragis ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya penegakan hukum yang adil dan transparan, terutama ketika melibatkan aparat negara. Saat ini, publik menunggu hasil dari pemeriksaan yang sedang berjalan, berharap keadilan benar-benar ditegakkan untuk Affan Kurniawan.
Ketujuh anggota brimob ini dilakukan keamanan dan akan diperiksa lebih lanjut, semoga alm affan kurniawan meninggal dengan khusnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.