TEGAL — Wisata kuliner di Semarang menjadi salah satu pilihan favorit bagi para penggemar kuliner. Hal ini disebabkan oleh keberagaman makanan legendaris yang ditawarkan, yang tentunya memiliki cita rasa yang lezat. Oleh karena itu, hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.
Banyak tempat wisata kuliner di Semarang yang telah beroperasi selama puluhan tahun, yang semakin menambah daya tariknya. Selain itu, wisatawan memiliki kebebasan untuk menikmati kuliner di Semarang, karena tempat-tempat tersebut dapat ditemukan baik siang maupun malam hari.
Nikmati Lezatnya 8 Kuliner Khas Semarang yang Bikin Ketagihan
Berikut adalah beberapa rekomendasi wisata kuliner legendaris di Semarang yang wajib dicoba:
1. Bakmi Jowo Doel Noemani
Bakmi jowo khas Semarang memiliki sedikit perbedaan dibandingkan dengan bakmi jowo di kota-kota lain. Hal ini disebabkan oleh rasa bumbu yang lebih legit pada bakmi jowo khas Semarang. Selain itu, biasanya bakmi jowo ini disajikan dengan berbagai jenis sate, uritan, daging, dan kulit yang dibakar.
Satu porsi Bakmi Jowo Doel Noemani dihargai Rp17.000. Lokasinya berada di Jalan Pemuda, Semarang, tepatnya di seberang Pollux Mall Paragon Semarang. Tempat ini buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 24.00 WIB.
2. Lumpia Gang Lombok
Wisata kuliner di Semarang selanjutnya adalah Lumpia Gang Lombok. Salah satu kuliner khas Semarang adalah lumpia, dan Lumpia Gang Lombok merupakan salah satu toko lumpia yang cukup legendaris.
Tak hanya varian rebung, di toko ini terdapat banyak varian lumpia yang tersedia. Seperti varian isi udang dan isi ayam. Lumpia Gang Lombok bisa bertahan hingga 3 hari untuk versi gorengnya, sedangkan untuk lumpia basah hanya bisa bertahan 1 hari.
Lokasi Lumpia Gang Lombok berada di Jalan Gang Lombok No. 11, Purwodinatan, Semarang Tengah.
3. Tahu Gimbal Pak Man
Tahu Gimbal sangat populer dan disukai oleh wisatawan yang sedang berkunjung di Semarang. Lokasi Tahu Gimbal Pak Man berada di Jalan Plampitan, Semarang.
Mulai Rp8.000 hingga Rp10.000 saja, wisatawan sudah dapat mencicipi kuliner khas Semarang yaitu tahu gimbal yang gurih. Tahu Gimbal Pak Man buka mulai pukul 11.15 hingga pukul 16.00 WIB.
4. Es Puter Cong Lik
Rekomendasi keempat adalah Es Puter Cong Lik. Es Puter Cong Lik ini berada di kawasan Pecinan, tepatnya berada di depan Rumah Sakit Telogorejo, dan juga di kawasan Simpang Lima.
Es Puter ini sering disebut juga es dung-dung oleh masyarakat. Sebab bahan yang digunakan untuk membuat es puter sama dengan bahan yang digunakan untuk membuat es dung-dung, yaitu santan sebagai pengganti susu.
Nama Es Puter Cong Lik ini merupakan sebuah singkatan dari Kacung Cilik, yang memiliki arti pembantu kecil. Karena dulunya, pemilik Es Puter Cong Lik ini pernah menjadi pelayan orang Jepang yang tinggal di Hotel Jansen, Semarang.
Ada banyak pilihan rasa es puter yang ditawarkan, mulai dari coklat, sirsak, kopyor, leci, durian, alpukat, kelengkeng, kacang hijau, hingga blewah.
5. Gule Kambing Bustaman Pak Sabar
Gule Kambing Bustaman Pak Sabar berada di kawasan Kota Lama Semarang, tepatnya di belakang Gereja Blendoek.
Gule kambing bustaman merupakan gule kambing yang dibuat tanpa santan dan hanya menggunakan sari minyak dari serundeng atau kelapa parut goreng yang kemudian diperas dan dijadikan campuran kuah.
Dalam satu porsi gule kambing bustaman berisi daging, babat, serta jeroan. Kuliner ini dihargai sebesar Rp30.000. buka mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
6. Tahu Pong Karangsaru
Tahu pong adalah singkatan dari tahu kopong. Tahu pong disajikan dengan bumbu kecapnya yang khas, lengkap dengan gimbal udang, petis dan bawang putih. Harga satu porsi tahu pong di Tahu Pong Karangsaru adalah sebesar Rp27.000.
Lokasi wisata kuliner ini berada di Jalan Pringgading, Karangsaru, Semarang. Jam buka mulai pukul 11.00 hingga pukul 21.00 WIB. Namun, perlu diingat bahwa setiap hari Selasa, Tahu Pong Karangsaru tutup.
7. Nasi Ayam Bu Pini
Nasi Ayam Bu Pini menjadi salah satu nasi ayam yang berbeda dengan nasi ayam lain. Nasi ayam di sini memiliki rasa gurih dan aroma khas karena disajikan dengan menggunakan daun pisang.
Nasinya dibuat dengan menggunakan campuran santan, lalu disajikan bersama suwiran ayam, krecek, tumis labu, serta telur. Ada juga beberapa pilihan lauk tambahan, seperti gorengan dan sate-satean.
Nasi Ayam Bu Pini terletak di Gang Pinggir, Semarang. Buka mulai pukul setengah 6 pagi hingga pukul 21.30 WIB. Satu porsi nasi ayam dihargai sebesar Rp12.000.
8. Pisang Plenet
Kuliner ini sangat cocok bagi wisatawan yang sedang ingin menikmati pisang dengan kreasi berbeda. Dalam bahasa jawa, pisang plenet memiliki arti pisang penyet.
Pembuatan pisang plenet ini pun berbeda, karena tidak digoreng, melainkan dibakar di atas bara api sampai layu dan berwarna kecoklatan, lalu diplenet atau dipenyet menggunakan papan kecil semacam talenan. Setelah itu, pisang dioles dengan margarin.
Jika penasaran dengan salah satu kuliner ini, wisatawan dapat melipir ke Jalan Pemuda yang ada di Semarang di waktu sore. Wisatawan akan menemui banyak pedagang gerobakan yang menjual pisang plenet.
Itulah beberapa kuliner legendaris khas Semarang yang bikin ketagihan. Jika datang ke daerah ini jangan lupa untuk mencobanya. Semoga bermanfaat.