TEGAL — Curug Lawe adalah salah satu air terjun yang paling menakjubkan di Jawa Tengah, terletak di lereng Gunung Ungaran. Lingkungan alaminya masih sangat terjaga, dikelilingi oleh pepohonan hijau dan tebing alami yang menambah kesan eksotis. Aliran air yang jatuh dari ketinggian menciptakan kabut tipis dan hawa sejuk, membuat pengunjung betah berlama-lama.
Untuk mencapai lokasi ini, pengunjung harus melewati jalur setapak yang tenang dan dipenuhi nuansa alam, sehingga perjalanan terasa seperti petualangan kecil yang menyenangkan. Keindahan Curug Lawe tidak hanya terletak pada air terjunnya, tetapi juga pada ketenangan dan atmosfer alami yang menjadikan tempat ini ideal untuk melepas penat dan menikmati kesejukan alam pegunungan.
Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk
Wisata alam ini terletak di lereng Gunung Ungaran, tepatnya di Desa Kalisidi, Gunung Pati, Kecamatan Ungaran Barat, Semarang, Jawa Tengah.
Curug ini berjarak sekitar 12 km dari pusat Kota Semarang. Sementara itu, dari Alun-Alun Ungaran, lokasinya hanya berjarak 7 km saja.
Tempat ini beroperasi mulai pukul 08.00-14.00 WIB, dengan maksimal check out pada pukul 16.00 WIB. Harga tiket masuk curug ini juga sangat terjangkau, hanya Rp10.000 per orang.
Daya Tarik Curug Lawe
Curug ini memiliki pesona yang indah dan sulit ditemukan di tempat lain. Curug ini dikelilingi oleh hutan dan lereng berbentuk setengah lingkaran. Curug ini memiliki tinggi sekitar 30 meter, dengan air terjun yang menyerupai benang-benang putih indah yang jatuh dari atas.
Karena terletak berdampingan dengan Curug Benowo, kawasan wisata alam ini sering disebut sebagai Curug Lawe Benowo Kalisidi atau disingkat CLBK. Keduanya bersatu padu menyuguhkan pemandangan air terjun di tengah hutan yang asri.
Apakah kamu penasaran dengan daya tarik yang bisa dinikmati saat berkunjung ke lokasi ini? Berikut adalah ulasan selengkapnya!
1. Pemandangan Air Terjun yang Memukau
Setelah berhasil menempuh jalur trekking yang cukup sulit dan barisan anak tangga berbatu, kamu akan tiba di pos peristirahatan. Pos ini berlokasi di pertigaan jalan menuju curug.
Bila berjalan ke arah kiri, kamu akan menjumpai Curug Benowo. Sementara itu, jika ke arah kanan, kamu akan menemukan lokasi curug.
Pemandangan air terjun yang memesona dan dilengkapi dengan tebing berbentuk cekung adalah daya tarik utama dari Curug Lawe. Keindahan tersebut seakan menjadi hadiah terbaik setelah lelah melewati jalur trekking.
Tidak hanya melihat keindahan, kamu juga bisa menikmati udara yang sejuk dan suasana yang tenang serta asri di dekat air terjun. Hal ini karena kondisi alamnya masih sangat terjaga dan lestari, sehingga kamu bisa menikmati kenyamanannya tanpa henti.
2. Jalur Trekking yang Menantang
Trek yang harus ditempuh menuju Curug Lawe terbilang cukup menantang, meski tidak terlalu esktrem.
Terdapat jalan setapak berupa pinggiran parit yang berbatasan dengan jurang. Lebarnya hanya sekitar 40 cm, sehingga hanya bisa dilalui satu orang saja.
Selama menyusuri jalur trekking tersebut, kamu akan disuguhkan oleh pemandangan hutan hijau yang asri, suara dedaunan saling bergesekan, bisikan serangga dari kejauhan, dan gemericik air di parit.
Selain hal tersebut, kamu juga akan menjumpai bendungan kecil bernama Bendungan Sidomble. Bendungan ini dibangun sekitar tahun 1975 untuk memenuhi kebutuhan air Desa Kalisidi.Tidak sedikit pengunjung yang berfoto-foto di sini, karena terdapat tulisan “We Love CLBK”.
3. Fauna Khas Setempat
Kawasan curug masih sangat terjaga keasriannya. Tidak heran, tempat ini menyimpan sejuta keistimewaan yang sulit ditemukan di tempat lainnya.
Salah satu keistimewaan yang bisa kamu nikmati saat berkunjung ke curug ini adalah melihat fauna khas setempat, yaitu lutung. Hewan tersebut biasanya muncul pada pagi dan sore hari.
Selain itu, kamu juga bisa melihat kawanan hewan lain yang sesekali menunjukkan pesonanya. Beberapa hewan tersebut, termasuk kijang, kupu-kupu, hingga ular.
4. Jembatan Romantis
Curug ini juga memiliki daya tarik lain yang tidak kalah indah, yaitu jembatan-jembatan yang melintang di atas sungai kecil dan jalur irigasi (parit).
Setiap jembatan tersebut akan mengantarkan kamu melihat panorama alam yang menarik dan instagramable. Cocok untuk dijadikan tempat berfoto mengabadikan keindahan alam sekitar.
Nah, salah satu jembatan yang akan kamu lalui saat melewati jalur trekking adalah Jembatan Romantis. Jembatan ini terbuat dari kayu dan membentang di atas jurang yang punya kedalaman sekitar 20 meter.
Jembatan ini juga sebenarnya merupakan saluran air. Jika diperhatikan dengan saksama, kamu akan melihat air mengalir tepat di bawah papan kayu yang menjadi pijakan. Hal ini membuat Jembatan Romantis sebagai salah satu spot foto instagramable favorit di Curug Lawe.
Itulah informasi mengenai keindahan Curug Lawe, destinasi alam favorit para petualang yang menarik untuk dieksplor.