Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Jateng-Jatim Perkuat Sinergi Ekonomi, Ahmad Luthfi dan Khofifah Sepakat Jadikan Dua Provinsi “Pusatn

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berfoto bersama usai tanda tangan nota kesepahaman antara kedua provinsi di Gedung Negara Grahadi
Surabaya
Jumat malam (24/10/2025)

Surabaya — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen memperkuat kerja sama antardaerah, terutama dalam pengembangan ekonomi menuju cita-cita menjadikan Jateng dan Jatim sebagai “pusatnya nusantara”.


Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan 10 nota kesepahaman antara kedua provinsi di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat malam (24/10).


Selain memperbarui sejumlah kerja sama yang telah berjalan, penandatanganan ini juga membuka peluang kolaborasi baru di berbagai sektor.


“Malam ini kami bersama beberapa asisten, OPD, serta para bupati melakukan kerja sama untuk menumbuhkan ekonomi baru di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur,” ujar Ahmad Luthfi usai acara.


Kerja sama tersebut mencakup berbagai bidang, antara lain ketahanan pangan, koperasi dan UMKM, industri dan perdagangan, ketenagakerjaan, pertanian, serta peternakan. Beberapa di antaranya melibatkan:


Dinas Ketahanan Pangan Jateng-Jatim dalam pengembangan ketahanan pangan;


Dinas Koperasi dan UMKM Jateng-Jatim dalam pemberdayaan pelaku usaha kecil;


Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk fasilitasi pengembangan sektor industri;


Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi untuk pengembangan SDM industri tekstil dan alas kaki;


Dinas Pertanian dan Perkebunan Jateng–Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim terkait perlindungan tanaman;


Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jateng-Jatim dalam pengembangan peternakan dan kesehatan hewan.


Selain OPD, kerja sama juga dilakukan antar-BUMD, seperti PT Jateng Petro Energi (Perseroda) dengan PT Petrogas Jatim Utama, serta antara PT Jateng Agro Berdikari (Perseroda) dengan PT Jatim Grha Utama (Perseroda) dan PT Karet Ngagel Surabaya Wira Jatim. Sinergi juga dijalin antara Kadin dan HIPMI Jateng–Jatim.


“MoU ini akan segera kami tindak lanjuti, tidak hanya antar-OPD, tetapi juga oleh BUMD, Kadin, dan HIPMI, agar lahir ekonomi baru di berbagai sektor,” tegas Luthfi.


Ia menyebut kolaborasi Jateng-Jatim sebagai wujud collaborative government. “Jawa Tengah adalah puser-nya Jawa. Dengan bersinergi bersama Jawa Timur, dua provinsi ini akan menjadi kekuatan besar untuk Indonesia,” ujarnya.


Beberapa potensi ekonomi yang bisa dikembangkan, lanjut Luthfi, antara lain kebutuhan susu Jateng yang selama ini disuplai dari Jatim, serta gula kristal dari Banyumas yang sangat dibutuhkan di Jawa Timur.


“Kerja sama ini memperkuat posisi dua provinsi dalam mendukung kebijakan Presiden serta memberi kontribusi terbaik bagi masyarakat,” katanya.


Gubernur Khofifah Indar Parawansa menambahkan, sinergi dua provinsi merupakan wujud nyata pesan KH Maimoen Zubair.


“Dhawuh Mbah Maimoen, Jawa Timur dan Jawa Tengah harus nyawiji (bersatu). Kalau Pak Gubernur bilang puser, Beliau menyebutnya punjere Indonesia,” ungkap Khofifah.


Menurutnya, konektivitas Jateng dan Jatim sangat erat, baik secara geografis maupun ekonomi.


“Kita ingin seluruh elemen strategis dua provinsi ini tersambung, bukan hanya institusional tapi juga dalam kemajuan bersama,” ujarnya.


Khofifah menegaskan, Jateng dan Jatim termasuk penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi nasional.


“Harapan kami, sinergi dan kolaborasi terus diperkuat. Banyak sektor yang potensinya saling melengkapi antara Jawa Tengah dan Jawa Timur,” pungkasnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube