Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Istana Cabut ID Pers Wartawan CNN, Dewan Pers Angkat Bicara

id pers wartawan cnn

Baru-baru ini sosial media dihebohkan dengan pencabutan ID Pers wartawan CNN oleh istana, mengapa hal tersebut bisa terjadi?


Dengan dicabutnya ID Pers wartawan CNN ini tentu ia tidak akan bisa masuk dan meliput kegiatan Presiden di lingkungan Istana, pasalnya banyak warganet menyoroti kejadian ini.


Apa alasan dibalik pencabutan ID Pers wartawan CNN yang dilakukan oleh istana?


Apa yang Sebenarnya Terjadi?


Pencabutan ID Pers wartawan CNN Indonesia, Diana Valencia, ini diduga kuat berhubungan dengan pertanyaan yang ia ajukan kepada Presiden Prabowo Subianto. Kejadian ini berlangsung tak lama setelah Presiden kembali dari kunjungan luar negeri.


Saat itu, Diana bertanya kepada Presiden mengenai tindak lanjut terkait maraknya kasus keracunan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang dijalankan pemerintah. Kasus keracunan ini memang sedang menjadi isu hangat dan perhatian publik karena melibatkan ribuan anak sekolah.


Presiden Prabowo sebenarnya sempat menjawab pertanyaan tersebut, menyatakan bahwa ia akan memanggil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memonitor perkembangan program. Namun, tak lama setelah kejadian itu, Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden dilaporkan menarik ID Pers wartawan CNN tersebut.

 

Beberapa sumber menyebutkan bahwa pencabutan ID Pers wartawan CNN dilakukan karena pertanyaan yang diajukan dianggap "tidak relevan" atau "keluar dari konteks" dari acara pers briefing saat itu, yang seharusnya hanya membahas hasil kunjungan Presiden ke luar negeri.


Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, membenarkan ID Pers wartawan CNN tersebut, namun ia enggan memberikan penjelasan rinci. Ia hanya menekankan bahwa prioritas pemerintah saat ini adalah fokus pada perbaikan pengawasan program MBG dan BGN agar insiden keracunan tidak terulang. Ia meminta agar Biro Pers Istana mencari solusi terbaik untuk masalah ini.


Reaksi Keras dari Kalangan Media

Keputusan Istana ini langsung menuai kritik tajam dari berbagai pihak, terutama organisasi jurnalis dan dewan pers:


Dewan Pers: Lembaga ini meminta Istana untuk segera mengembalikan akses liputan wartawan CNN Indonesia. Ketua Dewan Pers bahkan menyebut keputusan ini tidak dapat diterima dan mengingatkan bahwa kebebasan pers dilindungi oleh Undang-Undang Pers.


Asosiasi Jurnalis: Organisasi seperti Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) juga mengutuk keras tindakan Istana. Mereka menegaskan bahwa pertanyaan Diana sangat relevan dengan kepentingan publik, karena menyangkut keselamatan anak-anak dalam program pemerintah. Mereka bahkan mengingatkan bahwa menghalangi kerja jurnalis bisa dikenai hukuman pidana.


Intinya, banyak pihak yang melihat ID Pers wartawan CNN ini sebagai bentuk pembatasan terhadap kebebasan pers di Indonesia. Kebebasan pers adalah salah satu pilar utama dalam negara demokrasi, di mana wartawan berhak mengajukan pertanyaan kritis tentang kebijakan pemerintah demi kepentingan masyarakat. Saat ini, Istana dan CNN Indonesia dijadwalkan bertemu untuk membahas masalah ini lebih lanjut.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube