Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Fitur Kamera OIS dan EIS Bagus Mana? Simak Perbedaan Selengkapnya

TEGAL — Bagi sebagian orang mungkin tidak terlalu mnegetahui tentang fitur kamera ois dan eis dalam smartphone. Karena itu, Anda wajib mengetahui perbedaan keduanya sebelum memutuskan membeli hp baru. 


Dalam dunia fotografi smartphone, fitur stabilisasi gambar menjadi sangat penting untuk menghasilkan foto dan video yang jernih, terutama saat tangan bergoyang. Dua teknologi utama yang sering ditemukan adalah fitur kamera ois dan eis. 


Meskipun ois dan eis ini memiliki tujuan yang sama, yaitu mengurangi blur dan goyangan, cara kerjanya sangat berbeda.


Berikut akan kami jelaskan mengenai perbedaan ois dan eis, simak ulasannya dibawah ini

Perbedaan OIS dan EIS :


Apa itu fitur kamera OIS?


OIS adalah teknologi stabilisasi gambar berbasis hardware atau perangkat keras. Bayangkan lensa kamera di HP Anda bisa bergerak sedikit secara fisik.


Cara Kerja OIS: Ketika Anda memotret atau merekam video dan tangan Anda bergerak atau bergoyang, sensor giroskop di dalam modul kamera akan mendeteksi gerakan tersebut.


Kemudian, sistem OIS akan menggerakkan lensa kamera atau sensor gambar secara fisik ke arah yang berlawanan untuk mengimbangi gerakan.


Tujuannya adalah menjaga cahaya yang masuk ke sensor tetap stabil, seolah-olah kamera tidak bergerak sama sekali.


Keunggulan-keunggulan OIS


Kualitas Gambar Optimal: Karena stabilisasi dilakukan secara fisik pada level optik. Di antara ois dan eis tentunya lebih efektif OIS dalam mengurangi blur pada foto.


Terutama di kondisi cahaya rendah atau saat menggunakan shutter speed lambat. Hasilnya, gambar cenderung lebih tajam dan detail.


Stabilisasi Video yang Halus: OIS juga sangat baik untuk menstabilkan video, memberikan rekaman yang lebih mulus dan alami tanpa distorsi.


Tidak Mengurangi Kualitas Gambar: Karena ini adalah stabilisasi fisik, OIS tidak memotong atau mengintervensi kualitas piksel gambar.


Keterbatasan OIS


Lebih Mahal dan Kompleks: Integrasi OIS membutuhkan komponen fisik tambahan, yang membuat HP dengan OIS cenderung lebih mahal dan terkadang membuat modul kamera sedikit lebih tebal.


Efektif untuk Gerakan Kecil: OIS sangat efektif untuk getaran atau goyangan kecil tangan, namun kurang optimal untuk gerakan yang sangat cepat atau besar (misalnya, merekam sambil berlari kencang).


Apa itu EIS?


EIS adalah teknologi stabilisasi gambar berbasis software atau perangkat lunak. Ini bekerja secara digital setelah gambar ditangkap oleh sensor.

Cara Kerja EIS: EIS mendeteksi gerakan kamera saat merekam video atau mengambil foto. Dengan bantuan algoritma canggih, EIS akan menganalisis setiap frame gambar, mengidentifikasi arah dan besarnya goyangan.


Kemudian, software akan memotong bagian tepi dari frame dan menggeser atau menyesuaikan posisi piksel secara elektronik untuk mengimbangi gerakan tersebut. Hasilnya adalah video atau foto yang tampak lebih stabil.


Keunggulan EIS


Lebih Terjangkau dan Mudah Diterapkan: Karena berbasis software, EIS tidak memerlukan komponen fisik tambahan yang rumit, sehingga lebih murah untuk diimplementasikan dan umum ditemukan di berbagai segmen HP.


Efektif untuk Gerakan Cepat: EIS bisa sangat efektif untuk meredam goyangan yang lebih agresif, seperti saat merekam sambil berjalan cepat atau sedikit berlari.


Hemat Baterai (Relatif): Dibandingkan OIS yang menggerakkan komponen fisik, EIS cenderung lebih hemat daya.


Keterbatasan EIS


Potensi Pengurangan Kualitas Gambar: Karena EIS bekerja dengan memotong frame gambar, ada potensi sedikit pengurangan area pandang (crop) atau resolusi.


Dalam beberapa kasus, bisa muncul efek "jeli" atau distorsi visual yang kurang alami.


Kurang Efektif dalam Kondisi Cahaya Rendah: Dalam kondisi cahaya minim, EIS mungkin kurang efektif karena software membutuhkan data gambar yang cukup untuk menganalisis dan menstabilkan.


Mengandalkan Perangkat Lunak: Kualitas stabilisasi sangat bergantung pada kecanggihan algoritma software yang digunakan.


OIS dan EIS mana yang lebih baik?


Tidak ada jawaban tunggal mana yang lebih baik, karena keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Idealnya, sebuah HP memiliki kombinasi keduanya untuk kinerja yang optimal.


OIS unggul untuk fotografi, terutama di kondisi cahaya minim, dan menghasilkan stabilisasi video yang sangat alami.


EIS lebih cocok untuk stabilisasi video, terutama saat merekam sambil bergerak cepat, dan lebih umum ditemukan di berbagai kelas HP.


Jika Anda sering memotret di kondisi kurang cahaya atau menginginkan kualitas video yang benar-benar stabil dan cinematic, HP dengan OIS adalah pilihan yang lebih baik.


Namun, jika Anda lebih banyak merekam video saat beraktivitas dan mencari solusi yang lebih terjangkau, HP dengan EIS sudah cukup mumpuni.


Nah kini sudah tahukan apa saja perbedaan dari ois dan eis. 

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube