Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

8 Penyebab Jerawat Tidak Kunjung Hilang Meski Sudah Pakai Skincare

JERAWAT - Daftar penyebab jerawat tidak kunjung hilang. (freepik)

Jawa Tengah — Ini dia penyebab jerawat tidak kunjung hilang meski sudah pakai skincare. Jerawat yang terus muncul dan tidak kunjung sembuh sering membuat frustasi.


Sudah rutin skincare pagi dan malam, ganti produk berkali-kali, bahkan menghindari makeup, tetapi jerawat tetap datang silih berganti.


Faktanya, jerawat bukan hanya masalah permukaan kulit, melainkan kombinasi antara gaya hidup, kebiasaan harian, dan kondisi internal tubuh.


Jika penyebab jerawat tidak kunjung hilang tidak dikenali, jerawat akan terus kambuh meski perawatan sudah maksimal.


Berikut ini adalah daftar penyebab jerawat tidak kunjung hilang yang sering terjadi, namun kerap diabaikan. Simak penjelasannya di artikel berikut ini.


Penyebab jerawat tidak kunjung hilang


1. Hormon Tidak Stabil


Perubahan hormon adalah salah satu penyebab paling umum jerawat sulit hilang, baik pada pria maupun wanita. Kondisi ini sering dialami oleh remaja, wanita menjelang menstruasi, ibu hamil, hingga orang yang mengalami stres berkepanjangan.


Ketika hormon androgen meningkat, kelenjar minyak di kulit akan memproduksi sebum berlebih. Minyak yang berlebihan inilah yang menyumbat pori-pori dan memicu pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.


2. Salah Memilih Produk Skincare 


Tidak semua produk skincare cocok untuk setiap jenis kulit. Kesalahan memilih produk justru bisa memperparah kondisi jerawat, terutama jika menggunakan skincare yang terlalu berat untuk kulit berminyak atau berjerawat.


Selain itu, kandungan yang bersifat komedogenik dan kebiasaan terlalu sering mengganti produk juga dapat merusak skin barrier. Kulit yang barrier-nya rusak akan lebih sensitif, mudah iritasi, dan jerawat pun sulit sembuh.


3. Terlalu Sering Menyentuh Jerawat


Kebiasaan menyentuh wajah tanpa disadari dapat memindahkan kuman dan bakteri dari tangan ke kulit. Apalagi jika sering memencet jerawat sebelum matang, risiko peradangan akan semakin besar.


Jerawat yang dipencet secara tidak tepat bisa menyebabkan infeksi, memperlama proses penyembuhan, bahkan meninggalkan bekas hitam dan bopeng yang sulit dihilangkan.


4. Pola Makan Tidak Seimbang 


Apa yang dikonsumsi setiap hari sangat memengaruhi kondisi kulit. Makanan tinggi gula, gorengan, serta makanan berlemak dapat memicu peradangan dalam tubuh.

Lonjakan gula darah juga berperan dalam meningkatkan produksi minyak berlebih di kulit. Jika dibiarkan, kondisi ini membuat jerawat muncul terus-menerus meski perawatan dari luar sudah dilakukan.


5. Stres Berlebihan dan Kurang Tidur


Stres tidak hanya berdampak pada kesehatan mental, tetapi juga kesehatan kulit. Saat stres, tubuh memproduksi hormon kortisol yang dapat meningkatkan minyak berlebih dan memperparah peradangan jerawat.


Kurang tidur juga menghambat proses regenerasi kulit. Akibatnya, jerawat lebih lama sembuh dan bekasnya pun sulit memudar.


6. Kebersihan Alat dan Lingkungan 


Banyak orang fokus pada skincare, tetapi lupa menjaga kebersihan benda-benda di sekitar wajah. Sarung bantal yang jarang diganti, kuas makeup yang kotor, hingga layar ponsel yang penuh bakteri bisa menjadi sumber jerawat baru.


Kontak berulang antara wajah dan benda-benda tersebut membuat bakteri mudah berpindah dan memicu jerawat tanpa disadari.


7. Tidak Konsisten Perawatan Kulit


Salah satu kesalahan terbesar adalah berharap jerawat hilang dalam waktu singkat. Banyak orang berhenti menggunakan skincare saat jerawat mulai mengering atau merasa tidak ada perubahan dalam waktu singkat.


Padahal, kulit membutuhkan waktu minimal beberapa minggu untuk beradaptasi dan menunjukkan hasil. Ketidakkonsistenan justru membuat jerawat datang kembali.


8. Faktor Medis 


Jika jerawat muncul secara terus-menerus dan tergolong parah, bisa jadi ada faktor medis yang mendasarinya. Kondisi seperti PCOS, gangguan hormon, atau efek samping obat tertentu dapat menyebabkan jerawat sulit dikendalikan hanya dengan skincare.


Pada kondisi ini, perawatan dari luar saja tidak cukup dan perlu penanganan lebih lanjut.


Perawatan Wajah


Jerawat yang tidak kunjung hilang bukanlah masalah sepele dan jarang disebabkan oleh satu faktor saja. Biasanya, jerawat muncul karena kombinasi antara kebiasaan sehari-hari, gaya hidup, kesalahan perawatan, serta kondisi internal tubuh.


Kunci utama mengatasi jerawat bandel adalah konsistensi, kesabaran, dan memahami kebutuhan kulit sendiri. Jika jerawat tetap membandel meski sudah melakukan berbagai upaya, konsultasi dengan dokter kulit adalah langkah yang paling bijak.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube