TEGAL — Kulit berminyak adalah salah satu masalah yang paling sering dialami oleh masyarakat Indonesia dan salah satu penyebabnya adalah kesalahan skincare.
Iklim tropis, aktivitas di luar ruangan, hingga penggunaan produk skincare yang tidak tepat sering membuat kondisi kulit menjadi sulit dikendalikan.
Tak sedikit orang yang sudah mencoba berbagai cara mulai dari mencuci wajah lebih sering, mengganti produk skincare setiap minggu, hingga menghindari moisturizer.
Namun, kenyataannya wajah justru semakin berminyak dan tampak berkilap sepanjang hari. Masalah ini bukan hanya soal jenis kulit, tetapi sering kali datang dari kebiasaan perawatan yang keliru.
Banyak orang tidak menyadari bahwa rutinitas sederhana kesalahan skincare yang dilakukan setiap hari bisa memicu kulit memproduksi minyak lebih banyak dari biasanya. Simak penjelasnnya di artikel berikut ini.
Daftar kesalahan skincare
1. Kebiasaan Mencuci Wajah Terlalu Sering
Banyak orang berpikir bahwa mencuci wajah lebih sering akan membuat kulit lebih bersih dan bebas minyak. Padahal, rutinitas ini justru memicu kulit kehilangan kelembapan alaminya.
Ketika kulit menjadi terlalu kering, tubuh mengirim sinyal untuk memproduksi minyak lebih banyak guna mengembalikan kelembapan tersebut. Akibatnya, wajah justru terlihat makin berminyak dan lebih mudah berjerawat.
Solusi terbaik adalah mencuci wajah dua kali sehari, yaitu pagi dan malam, menggunakan pembersih wajah yang lembut agar kulit tetap terjaga keseimbangannya.
2. Penggunaan Produk dengan Kandungan Alkohol Tinggi
Produk toner atau astringent yang memiliki kandungan alkohol tinggi memang memberikan sensasi bersih dan kesat setelah digunakan.
Namun, efek tersebut hanya sementara. Alkohol justru menghilangkan minyak alami kulit secara berlebihan sehingga kulit merasa “terancam” dan mulai memproduksi minyak dalam jumlah lebih banyak untuk bertahan.
Untuk menghindari masalah ini, pilih toner yang mengandung bahan lembut seperti niacinamide, hyaluronic acid, atau centella asiatica yang mampu menjaga kelembapan tanpa mengganggu skin barrier.
3. Tidak Menggunakan Moisturizer
Ini adalah kesalahan yang paling sering dilakukan pemilik kulit berminyak. Banyak yang merasa bahwa moisturizer akan membuat wajah lebih licin, padahal yang terjadi justru sebaliknya.
Kulit yang tidak mendapatkan hidrasi yang cukup akan mengalami dehidrasi dan memicu produksi minyak berlebih untuk melindungi diri.
Agar kulit tetap seimbang, gunakan moisturizer dengan tekstur ringan seperti gel-cream, oil-free, atau non-comedogenic. Oleskan secara tipis namun konsisten setiap hari.
4. Penggunaan Sunscreen yang Tidak Sesuai dengan Jenis Kulit
Beberapa sunscreen memiliki tekstur yang berat dan mudah meninggalkan rasa lengket atau white cast, sehingga membuat kulit tampak semakin berminyak.
Formula yang terlalu oklusif juga dapat menyumbat pori-pori dan memicu produksi sebum yang berlebih.
Oleh karena itu, pilih sunscreen dengan tekstur gel, water-based, atau yang memiliki hasil matte untuk mengurangi kilap di wajah dan tetap memberikan perlindungan maksimal dari sinar UV.
5. Kebiasaan Eksfoliasi Berlebihan (Over-Exfoliating)
Eksfoliasi memang penting untuk mengangkat sel kulit mati dan menjaga kulit tampak bersih. Namun, ketika dilakukan terlalu sering, skin barrier akan mengalami kerusakan.
Kulit yang memiliki skin barrier lemah akan mudah dehidrasi dan meresponsnya dengan meningkatkan produksi minyak.
Untuk mencegahnya, lakukan eksfoliasi sejumlah dua hingga tiga kali seminggu saja menggunakan produk yang mengandung BHA atau PHA yang lembut.
6. Terlalu Banyak Menggunakan Produk dalam Satu Rutinitas
Banyak orang terjebak dalam tren layering skincare yang berlapis-lapis. Padahal, semakin banyak produk yang digunakan, semakin tinggi risiko penyumbatan pori dan penumpukan minyak di permukaan kulit.
Terlebih jika produk yang digunakan memiliki kandungan minyak, silikon berat, atau tekstur yang creamy. Pilihan terbaik adalah menggunakan skincare minimalis yang efektif dan sesuai kebutuhan kulit tanpa berlebihan.
7. Membersihkan Makeup dengan Cara yang Kurang Tepat
Sisa makeup yang tidak dibersihkan dengan sempurna dapat bercampur dengan minyak alami kulit dan menyebabkan penyumbatan pori.
Jika dibiarkan, wajah akan semakin berminyak dan rentan berjerawat. Untuk mencegah hal ini, lakukan double cleansing setiap malam.
Gunakan cleansing oil, cleansing balm, atau micellar water yang ringan dan non-comedogenic untuk memastikan semua kotoran terangkat dengan maksimal.
Cara Mengembalikan Keseimbangan Kulit Berminyak
Untuk mendapatkan hasil yang optimal, selain menghindari kesalahan-kesalahan di atas, Anda juga bisa menerapkan beberapa langkah tambahan.
Gunakan produk yang mengandung bahan aktif seperti niacinamide, BHA, atau zinc untuk mengontrol minyak. Hindari penggunaan makeup yang terlalu tebal, dan gunakan tisu penyerap minyak hanya ketika diperlukan.
Jangan lupa, hidrasi tubuh yang cukup dan pola makan yang seimbang juga sangat membantu menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh.
Perawatan Wajah
Kulit berminyak sebenarnya bukan masalah besar jika dirawat dengan cara yang tepat. Banyak orang tidak menyadari bahwa rutinitas sederhana sehari-hari dapat memicu produksi minyak berlebih.
Dengan memahami kesalahan skincare yang umum terjadi dan memperbaikinya secara bertahap, Anda bisa mendapatkan kulit yang lebih sehat, segar, dan terkontrol.
Kuncinya adalah konsisten, menggunakan produk yang sesuai, serta memahami kebutuhan kulit Anda sendiri. Jika dirawat dengan benar, kulit berminyak dapat menjadi kulit yang cerah, segar, dan tidak mudah kusam.