Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

6 Kesalahan Pakai Produk Totol Jerawat yang Justru Bikin Makin Radang

ILUSTRASI. 6 kesalahan saat pakai produk totol jerawat (freepik)

TEGAL — Jika Anda menggunakan produk totol jerawat tapi justru tak kunjung sembuh, bisa jadi ada kesalahan saat pakai produknya. Bukan berarti atau belum tentu karena Anda tidak cocok dengan produk tersebut.


Kesalahan pakai produk totol jerawat memang sangat berpengaruh pada kesembuhannya. Justru membuat jerawat semakin radang atau bertambah lho!


Sayangnya masih jarang yang menyadari kesalahan pakai produk totol jerawat ini. Apalagi bagi pemula yang baru pertama kali menggunakan produk serupa.


Di bawah ini 6 kesalahan dalam pakai produk totol jerawat yang justru memperburuk kondisinya. Yuk cek agar Anda bisa segera mengatasinya!


6 kesalahan pakai produk totol jerawat 


Banyak sekali saat ini produk obat jerawat yang dijual secara bebas atau sesuai resep dokter. Namun, penting juga untuk memperhatikan cara pemakaiannya yang tepat, agar jerawat bisa segera membaik.


1. Mengaplikasikan Terlalu Banyak


Penyebab jerawat justru makin meradang adalah mengaplikasikannya terlalu banyak. Terutama produk yang mengandung Benzoyl Peroxide atau konsentrasi tinggi Salicylic Acid atau Sulfur, sangat kuat.


Jika terlalu tebal, justru membuat kulit di sekitar jerawat terbakar, sangat kering, mengelupas parah, dan iritasi. Ini bisa merusak skin barrier dan bahkan meninggalkan bekas jerawat hitam atau merah, yang sulit dihilangkan.


2. Terlalu Sering Menggunakan


Kesalahan pakai produk totol jerawat adalah terlalu sering menggunakannya. Idealnya gunakan 3-4 kali sehari entah pagi atau malam dan jangan sampai terpapar matahari terlalu lama.


3. Tidak Melindungi dengan Sunscreen

Menggunakan bahan aktif seperti pengering jerawat (contoh Retinoid atau Tretinoin dan AHA), bisa meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari. Anda bisa gunakan obat totol jerawat di pagi hari, asal setelah itu ditimpa dengan sunscreen minimal SPF 30.


Namun, untuk saran lebih baik gunakan obat jerawat di malam hari saja sebelum tidur. Ini bisa memaksimalkan kandungan obat agar jerawat bisa segera membaik, tanpa ada risiko terpapar sinar UV.


4. Menggosok atau Mengelupas Kulit


Saat jerawat sudah mulai kering atau mengelupas, seringkali sengaja ditarik. Padahal ini yang membuat luka terbuka, pendarahan, dan yang paling parah, meninggalkan bopeng atau bekas jerawat yang sangat gelap.


Jika kulit Anda terkelupas, biarkan dengan sendirinya tanpa harus ditarik atau digosok. Fokuslah pada hidrasi dan pemakaian pelembab untuk mengurangi tampilan pengelupasan.


5. Melewatkan Pelembab


Obat jerawat tidak akan efektif hasilnya jika tidak dibarengi dengan pelembab. Namun, seringkali sebagian orang menghindari pelembab di area yang diobati, karena takut jerawat makin memburuk.


Obat totol bekerja dengan mengeringkan jerawat. Jika kulit di sekitarnya sudah kering, proses pengeringan ini menjadi terlalu agresif, menyebabkan iritasi parah dan kemerahan. Maka dari itu penting untuk menggunakan pelembab non comedogenic di sekitar jerawat demi mengurangi iritasi. 


6. Mengaplikasikan dengan Jari Kotor


Kesalahan pakai produk totol jerawat yang masih selalu terjadi, yaitu menggunakan jari yang tidak higienis. Ini artinya jerawat ditimpa obat yang sudah berisikan bakteri, kotoran, dan minyak dari tangan.


Pastikan Anda sudah mencuci bersih tangan sebelum mengaplikasikan produk obat jerawat. Untuk lebih baiknya, gunakan cotton bud yang bersih sekali pakai untuk mengaplikasikan produk totol.


Itulah sejumlah kesalahan dalam pakai produk totol jerawat yang justru memperburuk kondisinya. Apakah Anda melakukan salah satunya?

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube