SRAGEN — Gaduh soal lokasi video dugaan tindakan asusila yang viral di media sosial akhirnya mendapat respons resmi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen. Pemkab menegaskan lokasi kejadian bukan berada di area utama Rumah Dinas Bupati Sragen.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sragen, Catur Sarjanto menegaskan bahwa lokasi dalam video viral bukanlah bagian dari area utama rumah dinas Bupati. Apalagi tempat yang memiliki akses terbuka bagi publik.
"Berdasarkan penelusuran awal, video tersebut diduga direkam oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dari area sekitar luar pagar rumah dinas pada waktu yang belum dapat dipastikan," ujar Catur melalui pesan rilisnya kepada awak media.
Meski membantah lokasi spesifik, Catur mewakili Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, sangat prihatin dan mengecam keras tindakan tidak bermoral yang mencoreng nama baik institusi dan wilayah Kabupaten Sragen.
Ia juga menegaskan bahwa Pemkab mendukung sepenuhnya langkah penegakan hukum dan telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk menindaklanjuti kasus ini.
Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak menyebarluaskan kembali video tersebut. Demi menjaga etika, martabat publik, dan ketertiban sosial, sesuai dengan UU ITE.
Sebelumnya Plt. Kepala Satpol PP Sragen, R. Suparwoto, mengakui bahwa pihaknya akan meningkatkan intensitas patroli setelah kejadian ini. "Sebenarnya Satpol PP rutin patroli jam siang dan malam, akan kami lebih intensifkan dan koordinasi terkait," terang Suparwoto.