Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Relawan Alumni UGM Minta Jokowi Tunjukkan Ijazahnya ke Publik

DAMAI - Massa Relawan Alumni UGM berunjuk rasa damai di depan pintu gerbang masuk Kampus UGM
Selasa 8 Juli 2025. (anam/radar tegal group)

YOGYAKARTA — Massa yang tergabung dalam Relawan Alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) (Relagama) Bergerak, berunjuk rasa damai di Gerbang Masuk (Boulevard) UGM, Selasa 8 Juli 2025. 


Para alumni dari lintas generasi terpanggil untuk menjaga nama baik almamaternya. Selain itu juga menjunjung tinggi marwah Universitas Gadjah Mada (UGM), sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang melambangkan kampus perjuangan dan kerakyatan Indonesia. 


Koordinator Relagama Bergerak, Bangun Sutoto mengungkapkan para alumni memiliki rasa hormat kepada rakyat Indonesia. Tidak hanya itu, Relagama Bergerak juga menjunjung tinggi prinsip kejujuran.


Apalagi saat ini masih ada dinamika, terkait kasus dugaan ijazah palsu Presiden Ketujuh Joko Widodo. Karena itu, Relagama Bergerak meminta rektor UGM beserta staf rektor, dekan Fakultas Kehutanan dan staf dekan, untuk bersama-sama memberi keterangan resmi kepada publik.


Relagama Bergerak meminta keterangan diberikan secara jujur dan transparan. Utamanya tentang riwayat pendidikan Joko Widodo di UGM hingga status ijazahnya. 


"Kami meminta kepada saudara Joko Widodo dengan sukarela, itikad baik, dan gembira untuk menunjukkan ijazah sarjananya (S1) kepada publik secara apa adanya," kata Bangun.  

Permintaan Relagama Bergerak tersebut, lanjut Bangun, sudah selayaknya dilakukan dengan cara seksama, cermat, dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. 


"Permintaan kami kepada UGM dan Jokowi akan menjadi catatan sejarah yang sangat penting di kemudian hari. Oleh karena itu, sudah selayaknya dilaksanakan di kampus UGM sebagai rumah besar untuk civitas akademika UGM dan para alumninya," ujarnya. 


Bangun melanjutkan, jika permintaan Relagama Bergerak dalam waktu sehari tidak dierima oleh UGM dan Jokowi, maka mereka akan menyatakan mosi tidak percaya kepada keduanya. 


Berdasarkan mosi tidak percaya tersebut, Relagama Bergerak meminta kepada rektor UGM dan staf rektor terkait, dekan Fakultas Kehutanan dan staf dekan terkait, beserta staf di UGM lainnya yang terlibat dalam kasus dugaan ijazah palsu Jokowi untuk segera mengundurkan diri dari status dan jabatannya dengan tanpa syarat.


"Berdasarkan mosi tidak percaya tersebut, Relawan Alumni UGM (Relagama) Bergerak menyimpulkan bahwa Joko Widodo bukan merupakan alumni UGM," tandasnya.