Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Dorong Seniman Jateng Go Internasional

GREGET - Penampilan Sanggar Greget Semarang pimpinan Yoyok Bambang Priyambodo akan mewakili Jateng di World Expo 2025 Osaka
Jepang
7–8 Oktober 2025. (dok. humas pemprov jateng)

Boyolali — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada para seniman asal Jawa Tengah yang tampil di ajang World Expo 2025 Osaka, Jepang, pada 7–8 Oktober 2025.


Salah satu yang turut serta adalah Sanggar Greget Semarang, kelompok seni yang dipimpin Yoyok Bambang Priyambodo.


Mereka tampil membawakan misi kebudayaan sebagai sarana diplomasi antarnegara melalui seni pertunjukan.


“Kelompok seni kita ada yang berangkat ke Osaka, Jepang. Ini menunjukkan budaya, cipta, dan karsa yang kita lakukan, khususnya para seniman Jawa Tengah, sudah go internasional,” kata Ahmad Luthfi saat ditemui di sela kunjungan kerja di Boyolali, Rabu 8 Oktober 2025.


Menurut Luthfi, berbagai kegiatan budaya dari Jawa Tengah sudah menembus panggung internasional.


Lagu Ilir-ilir dan karya seni lainnya menjadi contoh betapa kuatnya daya saing para seniman Jateng di tingkat global.


“Ini harus kita dukung, karena seni merupakan bagian dari alat pemersatu bangsa,” ujarnya.


Ia menambahkan, seni memiliki kekuatan dalam mempersatukan berbagai perbedaan suku, ras, dan agama. Lebih dari sekadar perekat antargolongan di dalam negeri, seni kini juga menjadi jembatan persahabatan antarbangsa.

Sementara itu, Yoyok Bambang Priyambodo mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan penuh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terhadap keberangkatan timnya ke Jepang.


Menurut Yoyok, dukungan ini tidak hanya dari sisi logistik, tetapi juga menunjukkan komitmen Pemprov Jateng dalam melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya daerah.


" Kami berharap acara ini membuka peluang kolaborasi lebih luas antara Indonesia dan Jepang di bidang seni dan budaya,” kata Yoyok


Yoyok menegaskan, keikutsertaannya kali ini merupakan bentuk diplomasi budaya, karena seni dan tradisi dapat menjadi sarana komunikasi yang efektif dalam mempererat hubungan antarnegara.


Dalam ajang internasional tersebut, Sanggar Greget menampilkan empat repertoar utama: Tari Denok Deblong, Tari Ledek Petarangan, Tari Pesona Jawa Tengah, dan Tari Tayub, yang masing-masing menggambarkan keindahan dan semangat masyarakat Jawa Tengah.


Yoyok turut membawa sejumlah penari muda berbakat dari sanggarnya, yakni Canadian Mahendra, Ratu Gayatri, Adinda Salsabia, dan Annastasya Rahmadani.


“Keikutsertaan kami di Osaka bukan sekadar menampilkan tarian, tapi juga memperlihatkan bagaimana seni tradisional dapat berinteraksi dengan era modern tanpa meninggalkan akar budaya.


Ini bentuk diplomasi kultural yang memperkuat citra positif Indonesia di mata dunia,” pungkasnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube