UNGARAN — Dua kendaraan angkutan jenis Prona serta dua plat hitam jenis Xenia dan Toyota Etios terlibat kecelakaan karambol di Harjosari, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang.
Kecelakaan tepat di Jalan Ungaran menuju Bawen tepat di depan Klinik Larisma Bawen, Lingkar Merakrejo itu tidak sampai menimbukan korban jiwa.
Selain tak ada korban jiwa, arus lalu lintas pun masih terkendali kerena memang jalanan tengah sepi.
Kecelakaan beruntun ini sempat terekam kamera amatir warga yang melintas.
Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy SIK., MH., melalui Kasat Lantas Polres Semarang adalah AKP Lingga Ramadhani, S.T.K., S.I.K., CPHR mengatakan kecelakaan kecelakaan lalu lintas melibatkan empat kendaraan itu tepatnya terjadi pada hari Sabtu tanggal 25 Oktober 2025 sekira pukul 23.00 WIB.
"Empat kendaraan yang terlibat yakni dua prona masing-masing KBM Mitsubishi Mikrobus nopol AD 7113 GD dikemudikan Andika Nofiatna Setiawan (18) warga Tambakboyo Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, dengan KBM Mitsubishi Mikrobus nopol H 7392 OC dikemudikan Dwi Sulistyo Pramono (58) warga Kelurahan Harjosari, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang," ungkap Kasat Lantas Polres Semarang adalah AKP Lingga Ramadhani, S.T.K., S.I.K., CPHR, Minggu 26 Oktober 2025
Selain itu, lanjutnya, ada juga dua kendaraan plat hitam masing-masing KBM Daihatsu Xenia nopol H 1401 JM dikemudikan Aditya Febrianto (32) warga Kelurahan Langenharjo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal serta KBM Toyota Etios nopol H 1442 YC yang dikemudikan Hendhy Saputro (34) warga Ngrapah, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang.
AKP Lingga menerangkan kronologi kejadiannya. Menurut dia, KBM Mitsubishi Mikrobus nopol AD 7113 GD melaju dari arah Ungaran menuju Bawen.
"Sesampainya di TKP diduga telah menabrak bagian belakang KBM Mitsubishi Mikrobus Nopol H 7392 OC yang sedang berhenti untuk memutar arah," terang dia.
Tabrakan itu hingga melaju ke jalur berlawanan, dan kembali menabrak dua kendaraan plat hitam KBM Daihatsu Xenia nopol H 1401 JM dan KBM Toyota Etios nopol H 1442 YC yang melaju dari arah Bawen menuju Ungaran.
Karena jarak sudah dekat, dan tidak bisa menghindar maka terjadilah kecelakaan lalu-lintas.
Hingga Minggu 26 Oktober 2025 dini hari, evakuasi empat kendaraan berhasil singkirkan ke tepi sehingga tidak mengganggu aktivitas lalu lintas meskipun dalam kondisi tak terlalu padat.
Kecelakaan karambol ini kini masih ditangani Satlantas Polres Semarang. Kerugian diperkirakan mencari puluhan juta rupiah.