SALATIGA — Gelak tawa sempat mewarnai dialog antara pelaku UMKM dan warga "Kampung Singkong" RW 10, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo, Salatiga dengan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka, Jumat 7 November 2025.
Diawali dari keluhan Ketua RW II di wilayah Kampung Singkong, Argomulyo Nurcholis Majid mengeluhkan tidak adanya lahan parkir di Kampung Singkong Argotelo Salatiga.
"Kampung Singkong terutama di wilayah Ngalik ini ada satu kendala yaitu parkir. Harapannya ada support atau dukungan dari pusat, atau pemerintah kota atau provinsi untuk bisa memberikan solusi," ungkap Nurcholish Majid.
Apalagi, disebutkan dia, intensitas pengunjung di wilayah Kampung Singkong terutama pada akhir pekan, sangat tinggi. Sehingga, tak jarang diakuinya, terjadi kepadatan kendaraan.
Atas keluhan ini, Wapres Gibran pun menanggapinya dengan antusias. Ia pun menanyakan, parkir Bus Wisata saat datang berkunjung ditempatkan dimana.
Nurcholish Majid pun menjawab, jika selama ini bus pengunjung khususnya yang akan berbelanja dan menikmati olahan singkong di Kampung Singkong terpaksa parkir di tepi jalan jalur Semarang-Solo.
Sedangkan, pengunjung berjalan kaki masuk kurang lebih 300 meteran ke dalam Kampung Singkong.
Atas penjelasan ini, Gibran pun menjawab dengan sedikit berseloroh.
"Rebutan parkir dengan Bakso ABC," ungkap Gibran, disambut gelak tawa peserta dialog, pejabat yang ikut mendampingi Wapres.
Lepas dari dialog yang berlangsung cair itu, Wapres berjanji akan mengkomunikasikannya ke Pemda Kota Salatiga. Ia sempat menyampaikan kepada Wali Kota Salatiga Robby Hernawan yang turut mendampingi saat berdialog agar mencarikan solusi terkait lahan parkir ini.
Ia pun berjanji, akan membantu meningkatkan kunjungan ke Kampung Singkong Salatiga dengan memposting di Akun Resmi Wapres dan Pemerintah Pusat.
Mengingat, Kampung Singkong secara berkala menggelar festival dengan menampilkan hampir 44 UMKM dengan 138 varian bertahan singkong.
"Mudah-mudahan setelah ini kita posting akan bertambah ramai. Tadi Mas Toni juga menyampaikan perihal perizinan terkait ekspor. Ekspor lebih susah karena standarnya ketat, nanti kita bantu ke Kedutaan-keduataan," ujar Wapres.
Di tengah dialog, Wapres Gibran memuji olahan singkong di Kampung Singkong Argomulyo. Dimana, menurut dia 'packaging', sanitasi hingga para pekerja khususnya para tenaga kerja wanita melengkapi diri dengan penutup rambut, diminta Wapres agar dipertahankan.
Sebelumnya, Wapres sempat meninjau beberapa olahan di Kampung Singkong Salatiga.