Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Uang Rp100 Juta Tak Kunjung Kembali, Rio Atlet Wushu Laporkan Koperasi BLN ke Polres Salatiga

LAPORAN : Rio Noviansyach Sutomo atlet profesional Wushu asal Salatiga melaporkan BLN atas dugaan penipuan ke Polres karena
Jum'at 18 Juli 2025. Foto : Erna Yunus Basri

SALATIGA — Korban koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) Salatiga ternyata merambah ke kalangan atlet profesional. 


Adalah Rio Noviansyach Sutomo, pemuda kelahiran Jakarta 7 November 2004. 


Rio yang kini berdomisili di Jalan Menteri Supeno, Bawen Kabupaten Semarang saat ini selain sebagai atlet profesional cabang olahraga Wushu yang juga mahasiswa di sebuah perguruan tinggi di Salatiga. 


Rio menuntut uangnya yang telah ia masukkan ke BLN dapat dikembalikan 100 persen. Meski sempat mengupayakan dan memperjuangkan datang langsung ke kediaman Bos BLN Nicholas Nyoto Prasetyo di Jalan Merdeka Selatan, namun tak berbuah manis. 


Bersama sang ayah, Sutomo dan didampingi Tim Kuasa Hukumnya, Rio membuat laporan dugaan penipuan terhadap BLN ke Polres Salatiga, Jumat 18 Juli 2025.


Sekitar pukul 10.30 WIB, Rio dan Tim Kuasa Hukum langsung diarahkan ke Tipidter (Tindak Pidana Tertentu), setelah sebelumnya melapor ke SPKT Polres Salatiga. 

Kuasa Hukum Rio yang juga Koordinator Korban Koprasi BLN Advokat Nur Adi Utomo dari Kantor Hukum Adi Utomo and Partner Salatiga, mengatakan, Rio Noviansyach Sutomo sebelumnya telah mengupayakan langkah-langkah persuasif hingga kekeluargaan. 


Adi Utomo mengatakan, kliennya menuntut uang yang telah dimasukkan untuk kembalikan full. 


"Klien kami telah mengisi Formulir Tanda Terima Penarikan Simpanan. Dimana, dalam Formulir itu tertera Penarikan Si Pintar dengan nilai Rp100 juta," ungkap Adi Utomo kepada wartawan Disway Jateng, Jumat 18 Juli 2025. 


Rio memiliki alasan kuat mengapa menarik uangnya di BLN. Ia menyebutkan dalam Surat Permohonan diajukan kepada Ketua Umum BLN, Nicholas Nyoto Prasetyo, tertanggal 26 Juni 2025 itu, pemuda lajang yang beberapa kali menyabet Juara di sejumlah Kejuaraan bergengsi itu mengaku alasan untuk mengambil kembali uangnya di BLN untuk memenuhi kebutuhan dan membayar hutang/ angsuran pinjaman. 


"Saya ingin uang saya kembali utuh," ungkap Rio di depan Mapolres Salatiga. 


Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube