Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Tim SAR Ditpolairud Polda Jateng Antar Jenazah Warga dengan Perahu Karet

Suasana pemakaman warga Trimulyo kecamatan Genuk Semarang di tengah situasi Banjir kamis 30 Oktober 2025. Foto : dok

SEMARANG — Banjir yang melanda kawasan Trimulyo, Kecamatan Genuk, Semarang, tidak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga suasana duka mendalam bagi salah satu warga. Tim SAR Ditpolairud Polda Polda Jateng mengantarkan jenazah menggunakan perahu karet, Kamis 30 Oktober 2025.


Tanpa ragu, mereka turun ke lokasi dengan membawa perahu karet bertuliskan Polisi untuk membantu proses pemakaman. Genangan air setinggi 50 sentimeter tak menjadi penghalang bagi mereka untuk menuntaskan tugas kemanusiaan itu.


Dengan hati-hati, tim mengangkat jenazah almarhumah Kaslimah dari rumah duka di RT 06 RW 01 menuju tempat pemakaman Trimulyo Wetan.


Perahu karet Polda Jateng ini melaju perlahan di antara jalan yang tergenang air, disaksikan warga sekitar yang tak kuasa menahan haru. Tak terkeculi Rahmat yang harus mengikhlaskan kepergian sang istri, Kaslimah (65), yang meninggal dunia setelah lama sakit.


Kompol Muh. Samsul Affandi, S.H., M.H., memimpin langsung proses evakuasi jenazah. Ia bersama timnya memastikan pemakaman berlangsung dengan aman dan layak.


“Ini bentuk pengabdian kami untuk masyarakat. Banjir tidak boleh menghentikan nilai kemanusiaan,” ujarnya.

Dirpolairud Polda Jateng, Kombes Pol Raspani, S.I.K., juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.


“Semoga almarhumah diterima di sisi Allah SWT dan keluarga diberi ketabahan. Kami akan terus siap membantu masyarakat yang kesulitan akibat banjir,” katanya.


Aksi cepat dan tulus dari Tim SAR Ditpolairud Polde Jateng antar jenazah ini mendapat apresiasi dari warga Trimulyo. Mereka berterima kasih atas kepedulian polisi yang hadir bukan hanya untuk keamanan, tapi juga kemanusiaan.


“Tanpa bantuan mereka, mungkin pemakaman istri saya tidak bisa segera dilakukan,” ujar Rahmat dengan mata berkaca-kaca. Di tengah bencana, solidaritas dan kemanusiaan menjadi cahaya yang menuntun warga untuk saling menguatkan.


Dari Trimulyo, kisah kecil tentang kepedulian ini menjadi bukti bahwa di balik seragam dan tugas berat, ada nurani yang selalu berpihak pada kemanusiaan.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube