Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Polda Jateng Kerahkan 2 Kapal Cari 3 Pemancing Hilang di Dam Merah Tanjung Emas

Dirpolairud Polda Jateng Kombes Pol Raspani mengerahkan kapal untuk mencari pemancing yang masih hilang.

SEMARANG — Musibah menimpa 12 pemancing yang terhempas ombak di kawasan Dam Merah, Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Selasa 19 Agustus 2025.


Dari jumlah tersebut, tujuh orang berhasil diselamatkan, dua ditemukan meninggal dunia, sementara tiga lainnya masih dalam pencarian.


Ditpolairud Polda Jawa Tengah terus melanjutkan upaya pencarian terhadap tiga korban yang belum ditemukan.


Pencarian sejak Rabu 20 Agustus 2025 pagi dilakukan secara terpadu bersama Basarnas, TNI AL, Polsek Semarang Utara, serta relawan.


Sebelumnya, pencarian telah dilakukan hingga Selasa malam menggunakan kapal piket Polairud KP 2001 dan KP 2002.


Hasilnya, dua korban meninggal dunia berhasil ditemukan, sedangkan tiga lainnya belum diketahui keberadaannya.


Pencarian dilanjutkan dengan menyisir perairan sekitar Dam Merah, kolam pemecah ombak, hingga bibir pantai menggunakan dua kapal polisi, KP 2007 dan KP 1007.


Dirpolairud Polda Jateng Kombes Pol Raspani menjelaskan, insiden bermula saat 12 pemancing diantar menggunakan perahu sopek dari Dermaga Tambak Lorok menuju lokasi memancing sekitar pukul 06.00 WIB.


“Awalnya cuaca cerah, namun sekitar pukul 11.00 WIB tiba-tiba turun hujan lebat disertai angin kencang. Kondisi ini membuat para pemancing kesulitan kembali ke daratan dan sebagian besar terjebak di area perairan,” terangnya.

Dua korban meninggal masing-masing adalah Febriyanto (35), warga Gebanganom Kecil, Kelurahan Sarirejo, Semarang Timur, serta Bagus Wicaksono (33), warga Desa Sriwulan, Kecamatan Sayung, Demak.


Kedua jenazah sudah dipulangkan ke rumah duka dan dimakamkan keluarga.


Adapun tujuh korban yang selamat yaitu Panijan (47) warga Tanjungmas, Andi (45) warga Candisari, Sigit (45) dan Hartono (46) warga Tembalang, serta Sugeng, Pak To, dan Mbae.


Sedangkan korban yang masih hilang adalah Pak Pujo, Pak Mono, dan Wanto.


Pencarian hari ini diawali apel gabungan yang dipimpin Kasi Ops Basarnas Kota Semarang, Mulwahyono, di Pos AL Tambak Lorok.


Sekitar 30 personel dikerahkan, dibagi menjadi tiga kelompok untuk menyisir area Dam Merah, bibir pantai, dan kolam pemecah ombak.


“Kami bersama Basarnas, TNI AL, dan unsur terkait bekerja maksimal untuk menemukan tiga korban. Pencarian tetap mengutamakan keselamatan petugas, karena ombak masih cukup tinggi. Kami mohon doa masyarakat agar pencarian berjalan lancar,” ujar Kombes Pol Raspani.


Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menambahkan, pihaknya menyampaikan bela sungkawa atas peristiwa tersebut.


“Kami imbau masyarakat, khususnya nelayan dan pemancing, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut dan tidak memaksakan diri dalam situasi berisiko. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube