Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Polda Jateng Gelar Apel Ops Zebra Candi 2025, Kesiapan Personel dan Sarpras Dicek

Polda Jawa Tengah gelar apel pasukan Operasi Zebra Candi 2025 di halaman Mapolda Jateng di jalan pahlawan Semarang Senin 17 November 2025 . Foto : dok humas Polda Jateng

SEMARANG — SEMARANG – Polda Jawa Tengah menggelar apel pasukan Operasi Zebra Candi 2025 sebagai tanda dimulainya operasi kepolisian terpusat untuk meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas di wilayah Jawa Tengah.


Apel berlangsung di halaman Mapolda Jateng, dipimpin Dirsamapta Kombes Pol Risto Samodra, dan diikuti pejabat utama serta personel gabungan Polda Jateng dan instansi terkait, Senin (17/11/2025).


Dalam amanat Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo yang dibacakan Kombes Pol Risto Samodra selaku Wakaopsda Operasi Candi 2025, disampaikan bahwa apel digelar untuk mengecek kesiapan personel serta sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam Operasi Zebra Candi 2025.


Peningkatan jumlah kendaraan dan populasi disebut berdampak pada naiknya risiko keselamatan jalan, tercermin dari masih tingginya angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas.


Pada Operasi Zebra 2024 tercatat 520 kejadian kecelakaan, turun dibanding 549 kejadian pada 2023.


Namun korban meninggal meningkat dari 19 orang menjadi 24 orang. Jumlah pelanggaran pada 2024 mencapai 73.859 dengan 5.556 tilang.


Kombes Pol Risto menambahkan, Operasi Zebra Candi 2025 digelar untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan serta menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang Natal dan Tahun Baru.

Operasi berlangsung 17–30 November 2025 dengan pola penindakan preventif, edukatif, humanis, dan penegakan hukum bagi pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.


Operasi ini melibatkan 240 personel Polda Jateng dan 2.238 personel Polres jajaran, sehingga total 2.478 personel diterjunkan.


Operasi menargetkan berbagai pelanggaran seperti penggunaan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu, tidak memakai helm SNI atau sabuk keselamatan, pengendara mabuk, melawan arus, serta melebihi batas kecepatan.


Kapolda Jateng memberikan sejumlah penekanan kepada personel agar menjadi garda terdepan dalam menjaga Kamseltibcarlantas, bertindak disiplin, dan menjaga keselamatan masyarakat.


Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk mengutamakan keamanan diri, bekerja sesuai SOP, serta mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.


“Operasi ini bertujuan menurunkan angka kecelakaan dan fatalitas, menekan pelanggaran, serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.


Dengan demikian, kepercayaan publik terhadap Polri—khususnya Polisi Lalu Lintas—dapat meningkat sejalan dengan commander wish Kapolda Jateng, yaitu Polisi harus hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.