Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Peringati Hari Guru, Agustina: Guru Adalah Garda Pertahanan Masa Depan Bangsa

GURU - Wali Kota Semarang menegaskan pentingnya peran guru dalam membentuk masa depan bangsa. (wahyu sulistiyawan/diswayjateng.com)

SEMARANG — Pemerintah Kota Semarang menggelar Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Taman Budaya Raden Saleh. Mengusung tema nasional “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, kegiatan ini dihadiri ribuan guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan.


Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, hadir secara langsung dan menegaskan pentingnya peran guru dalam membentuk masa depan bangsa. Ia menyampaikan bahwa guru bukan hanya pengajar di kelas, tetapi juga penentu arah generasi muda.


“Guru adalah isu strategis nasional. Jika tentara menjaga pertahanan dari ancaman luar, maka guru adalah benteng masa depan. Masa depan anak-anak kita bertumpu pada guru,” ujar Agustina.


Ia menggambarkan bagaimana anak-anak lebih mempercayai guru saat mereka menghadapi berbagai kebingungan. Karena itu, arah yang diberikan guru dapat membentuk cara pandang seorang anak sepanjang hidupnya.


“Anak bisa belajar dari mana saja, tapi ketaatan mereka paling besar pada guru. Kalau guru memberi arah yang keliru, persepsinya bisa berubah selamanya,” ucapnya.


Dalam sambutannya, Agustina juga menyinggung masih adanya guru yang menerima honor rendah dan berstatus tidak tetap. Meski begitu, ia mengapresiasi keteguhan para guru yang tetap mengabdikan diri bagi pendidikan. “Luar biasa. Terima kasih Bapak-Ibu guru,” katanya.


Acara HGN turut dihadiri perwakilan Baznas Kota Semarang, Ombudsman RI Jawa Tengah, BBPMP Jawa Tengah, Sekretaris PGRI, hingga IGTKI PGRI Kota Semarang.


Peringatan berlangsung meriah melalui pentas seni siswa, pameran inovasi dari 16 Korsatpen, layanan psikologi ULD PKPD, layanan kesehatan, hingga stand UMKM. Selain itu, penghargaan bagi guru berprestasi turut diberikan.


Dinas Pendidikan Kota Semarang memaparkan sejumlah capaian 2025, termasuk perluasan pelatihan peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah bekerja sama dengan BBPMP Jawa Tengah dan BKPP. Berbagai pelatihan prioritas Kemendikdasmen seperti Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial juga digelar untuk mendorong transformasi pendidikan.

Guru PAUD memperoleh dukungan berupa bantuan transportasi, fasilitasi PPG Guru Tertentu bagi Guru Pendidikan Agama Islam, serta program Guru Bersamamu yang kembali berhasil mengembalikan anak putus sekolah ke dunia pendidikan.


Kota Semarang juga meraih sejumlah prestasi di tingkat provinsi, termasuk kemenangan pada kategori Guru Kreativitas Pembelajaran Mendalam dan Komunitas Belajar Kombel Tugu Muda.


Usai acara, Agustina menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan guru serta pelaksanaan putusan Mahkamah Konstitusi terkait pengurangan beban biaya pendidikan. Ia berharap putusan tersebut dapat membantu siswa yang terkendala SPP agar dapat kembali bersekolah. “Ini PR besar,” tegasnya.


Ia juga mengapresiasi guru pendamping lomba cerpen tingkat SD dan SMP. Menurutnya, karya yang dihasilkan siswa merupakan bukti kemampuan guru dalam menggali potensi dan membangun kepercayaan diri murid.


“Hasilnya luar biasa. Guru mampu mendorong murid untuk menulis dan berkarya,” ujarnya.


Agustina berpesan agar guru terus mengikuti perkembangan zaman agar metode pembelajaran tetap relevan dengan karakter generasi saat ini.


Puncak Peringatan HGN 2025 ini sekaligus menunjukkan komitmen Pemkot Semarang dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan apresiasi kepada para pendidik.


Acara ditutup dengan seruan bagi seluruh peserta untuk mengenakan batik identitas guru (PGRI) sebagai wujud kebanggaan terhadap profesi pendidik.