SALATIGA — Hingga tengah malam, puluhan petugas gabungan berjibaku membersihkan sisa pohon tumbang di puluhan titik usai angin puting beliung menerjang Kota Salatiga, Selasa 4 November 2025.
Akibat hujan lebat disertai angin puting beliung di sejumlah wilayah, jalan depan SD Negeri Kecandran (sebelah Selatan Mushola Karang Padang) amblas.
Bahkan, beberapa bangunan sekolah ikut hancur. Atap rumah terbuat dari seng dan baja ringan kabur hingga bertengger di tiang dan kabel listrik.
Serma Rifanto Basinsa Kodiim 0714 Salatiga mengatakan tim gabungan sejauh ini mengeksekusi/ menebang serta menyingkirkan kurang lebih 35 pohon yang tumbang.
"Listrik di wilayah Kelurahan Dukuh padam semuanya, tadi kami mengeksekusi lebih kurang 35 pohon di lokasi," ungkap Serma Rifanto.
Sementara, data BPBD Kota Salatiga mencatat kondisi terparah akibat angin puting beliung terjadi di wilayah Kacamatan Sidomukti.
Bahkan, pohon tumbang nyaris menimpa Gedung SPPG di Dukuh, Kecamatan Sidomukti.
Selain itu, bangunan akibat angin puting beliung Rumah Makan Padang Sederhana dekat trafigh light Simpang 4 Dukuh Sidomukti, turut terkena imbasnya.
Puluhan pohon tumbang juga menyebakan kepanikan warga serta siswa-siswi SD Muhammadiyah Plus Salatiga.
Beberapa pohon tumbang lainnya juga melintang di JLS Kelurahan Pulutan Sidorejo, Salatiga, parkiran SMK N 2 Salatiga, Jalan Nakula Sadewa Depan Ruko JNT Express, depan Alfamart sebelah Cafe Laju, hingga depan kantor Kelurahan Dukuh Sidomukti.
Sejumlah kendaraan mahasiswa dan karyawan UIN Kampus 2 Salatiga ikut menjadi korban pohon tumbang.
Tak hanya pohon tumbang, dalam musibah ini tiang listrik turut ambruk di depan SMK N 2 Salatiga.
Kepala BPBD Kota Salatiga Roy Anjar menambahkan terdapat beberapa rumah dengan kondisi gentengnya berterbangan.
"Tapi alhamdulilah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," kata Kepala BPBD Kota Salatiga Roy Anjar saat dikonfirmasi wartawan Disway Jateng.