Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Festival Kota Lama Semarang 2025 Hadirkan Kolaborasi Musik Jawa dan Dunia, Bikin Wisatawan Terkesima

Festival Kota Lama resmi digelar dengan pertunjukan orkestra Laroka Theater kawasan heritage Kota Lama. (ist)

SEMARANG — Festival Kota Lama (FKL) Semarang 2025 resmi dibuka dengan meriah di Laroka Theater, kawasan heritage Kota Lama. Ribuan pengunjung, baik dari Semarang maupun luar daerah, memadati lokasi untuk menikmati orkestra yang memadukan musik Jawa dengan sentuhan internasional.


Rara salah satu pengunjung asal Bandung, mengaku terkesan dengan konsep acara yang menghadirkan seni pertunjukan berkelas dunia di tengah nuansa sejarah Kota Lama. 


"Bagus banget, performanya luar biasa. Tapi mungkin bisa ditambah kursi dan papan petunjuk parkir supaya lebih nyaman,” katanya, Senin 8 September 2025 malam. 


Ia menambahkan, perjalanan jauh yang ditempuh terbayar dengan atmosfer Kota Lama yang unik dan penuh pesona.


"Tidak sia-sia jauh dari Bandung untuk bisa menyaksikan FKL, dan hasilnya memuaskan,"ujarnya.


Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, dalam sambutannya menegaskan bahwa Festival Kota Lama bukan sekadar hiburan, melainkan simbol persatuan dan kebanggaan budaya. 


"Kota Lama adalah warisan sejarah sekaligus ruang bagi inovasi. Di sini tradisi dan modernitas berpadu, menjadikan Semarang semakin mendunia," ucapnya.

Agustina juga memaparkan rencana pengembangan kawasan heritage agar semakin terintegrasi. 


"Nantinya, Kota Lama akan dihubungkan dengan Pecinan, Kampung Melayu, Masjid Kauman, hingga Kampung Jawa Lama. Dengan begitu, wisatawan bisa lebih lama menikmati keindahan Semarang," imbuhnya.


Ia pun mengapresiasi kemandirian FKL yang melibatkan banyak pihak, termasuk kolaborasi orkestra Belanda dengan musik Jawa. 


"Festival ini luar biasa, menjadi wadah ekonomi kreatif dan peluang bagi UMKM, seniman, hingga pemandu wisata," tambahnya.


Festival Kota Lama 2025 digelar pada 6–14 September dengan berbagai agenda, seperti Kuliner Nostalgia Pasar Sentiling di Metro Point, Jazz Kota Lama di Laroka Theater, Wayang on the Street di Gedung Marsudirini, hingga pameran budaya Pikat Wastra Nusantara dan Royal Hanbok Exhibition di Oudetrap.


Pembukaan festival juga dihadiri pejabat Kementerian Pariwisata RI, Sekda Jawa Tengah, Forkopimda Kota Semarang, perwakilan Kedutaan Besar Belanda, serta komunitas seni. Kehadiran orkestra pelajar Semarang di bawah arahan conductor Johny Rahaket semakin memeriahkan suasana.


Dengan tema Color of Unity, Festival Kota Lama 2025 menjadi ruang pertemuan budaya Indonesia dan dunia, menghadirkan energi positif bagi masyarakat serta memperkuat citra Semarang sebagai destinasi wisata budaya kelas internasional.(SUL)

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube