Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Ditinggal Memasak Gula, Rumah Warga Blotongan Salatiga Ludes Terbakar

DIKERAHKAN : Tiga unit Damkar Kota Salatiga dibantu Damkar Kabupaten Semarang serta sejumlah pihak lainnya dikerahkan untuk memadamkan api. Foto : Erna Yunus Basri

SALATIGA — Dtinggal pemilik saat tengah memasak gula, sebuah rumah tinggal milih warga Metes RT 03 RW 05 Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga ludes terbakar, Sabtu 13 September 2025. 


Besarnya api serta hembusan angin yang kencang, menyebabkan seluruh bangunan nyaris tak bersisa. 


Kepala Satpol-PP Kota Salatiga Yayat Nurhayat saat dikonfirmasi Wartawan Disway Jateng membenarkan kejadian tersebut. 


"Kita menerima laporan Sabtu 13 September 2025 pada pukul 00.14 WIB dari warga sekitar lokasi kebakaran," ungkap Yayat. 


Dari keterangan awal, rumah yang terbakar milik Mahfud (42) warga Dusun Metes RT 03 RW 05 Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga. 


Ada pun, titik api terletak di dapur. Dimana penyebabnya, karena diduga kelalaian pada saat memasak oleh pemilik rumah. 

Adapun, kronologinya menurut keterangan pemilik rumah sedang memasak gula kemudian ditinggal ke ruang tamu.


"Tiba-tiba secara tidak sadar tercium aroma bahan yang terbakar, setelah di cek kembali ternyata api sudah membesar di bagian dapur," paparnya. 


Api pun cepat merembet ke bagian depan bangunan rumah lainnya. Karena rumah sebagian besar terbuat dari kayu atau semi permanen, api pun meludeskan hampir seluruh bangunan  


Upaya pemadaman membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam lamanya itu, dibantu Redkar Salatiga, BPBD Salatiga, PSC Salatiga, PMI Salatiga, Relawan Ojol, Polsek Sidorejo, dan Damkar Kab. Semarang. Dari kejadian ini kerugian diperkirakan hampir Rp100 juta. 


"Sebanyak tiga unit Damkar Kota Salatiga dan dibantu Damkar Kabupaten Semarang serta sejumlah pihak lainnya hingga api berhasil dipadamkan," tandasnya. 


Yayat mengimbau kepada masyarakat untuk memperhatikan kegiatan di dapur atau pun waspada dengan perapian. Terutama tidak meninggalkan dalam kondisi api masih menyala. 


Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube