Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Tangis Warga Cibeunying Korban Longsor Cilacap Pecah di Pelukan Gubernur Ahmad Luthfi

BANTUAN - Gubernur Jateng Ahmad Luthfi memberikan bantuan untuk korban longsor di Majenang
Cilacap
Minggu 16 November 2025. (dok. humas pemprov jateng)

Cilacap — Suasana haru menyelimuti kunjungan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, ke lokasi longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Minggu 16 November 2025.


Sejumlah warga menumpahkan tangis di hadapannya. Beberapa bahkan menangis dalam pelukan Gubernur, termasuk Sariman.


Sebelum kedatangan Gubernur, Sariman berdiri di dekat batang pohon, memperhatikan dari kejauhan proses pengedukkan tanah oleh petugas.


Setiap kabar ditemukannya korban baru membuatnya mak tratap—hatinya bergetar, matanya menatap tajam penuh harap.


Wajahnya menyiratkan cemas dan doa yang tak putus. Dalam hati ia berharap yang ditemukan adalah istrinya, Nina, serta dua anak perempuannya, Fani dan Fatin, yang hingga kini belum ditemukan.


“Kalau dengar kabar ada yang ditemukan, hati saya langsung bergetar. Rasanya kemroso banget, kayak dilolosi. Saya berdoa semoga yang ditemukan itu istri dan dua anak saya,” ujarnya terbata.


Pria 48 tahun itu kini menjadi salah satu warga yang kehilangan rumah sekaligus keluarganya.


Setiap hari ia menunggu di tepi lokasi pencarian, memandang para petugas yang terus bekerja sambil merapal doa tanpa henti.


“Saya selalu berdoa setiap waktu. Dari pagi sampai pencarian selesai, saya menunggu di sini,” katanya. Kini ia menumpang di rumah saudara terdekat.


Saat longsor terjadi, Sariman sedang merantau di Palembang sebagai buruh bangunan.


“Saya ditelepon keponakan, disuruh segera pulang. Katanya desa kena longsor,” tuturnya.

Ia tiba pada Jumat dini hari, 14 November 2025, pukul 02.30, dan terkejut mendapati desanya rata oleh timbunan tanah. Istri dan dua anaknya dinyatakan hilang.


Tubuhnya seketika lemas. Rumahnya lenyap, keluarganya belum ditemukan. Ia hanya bisa menangis mengingat wajah orang-orang tercintanya.


Saat bertemu Gubernur Ahmad Luthfi, Sariman mencurahkan seluruh kesedihannya. Ia menangis dalam pelukan Gubernur.


“Yang sabar ya, Bapak harus kuat. Kita bantu mencari sampai ketemu. Semoga istri dan anak Bapak segera ditemukan,” ucap Gubernur lirih.


Pelukan itu berlangsung beberapa saat, membuat warga sekitar ikut larut dalam suasana duka.


Tidak hanya Sariman, beberapa warga lain yang juga kehilangan keluarga menangis saat disalami dan dipeluk Gubernur.


“Kami berduka dan prihatin atas musibah ini. Semoga para korban yang masih hilang segera ditemukan,” kata Ahmad Luthfi.


Gubernur kemudian menyerahkan bantuan bagi warga terdampak dan memastikan relokasi ke tempat aman di Majenang.


Hunian sementara dan hunian tetap akan dibangun di lahan yang sudah disiapkan Pemkab Cilacap.


Setelah menyerahkan bantuan, Gubernur meninjau lokasi longsor dan memberi semangat kepada petugas gabungan.


“Tetap semangat, tetap waspada dan hati-hati. Sehat semuanya,” ujarnya sambil melambaikan tangan.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube