Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Tabung Gas LPG Bocor di Pekalongan Picu Ledakan, 1 Orang Tewas 3 Luka Berat

Korban ledakan gas LPG di RSUD Bendan Pekalongan

Pekalongan — Sebuah ledakan akibat tabung gas LPG bocor terjadi di sebuah rumah kontrakan di Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, pada Minggu sore, 2 Oktober 2025.


Insiden tersebut menimpa satu keluarga dan menyebabkan seorang balita berusia tiga tahun meninggal dunia, sementara tiga anggota keluarga lainnya mengalami luka bakar berat.


Korban meninggal yakni Harisan Arka (3). Ayah korban, Fatidhotul Ilmi Lahiran (38), sang ibu Halimatus Sa’diyah (31) masih di rawat di ruang ICU RSUD Bendan dan anaknya yang masih bayi berusia empat bulan mengalami luka bakar serius masih menjalani perawatan di rumah sakit yang sama.


Keluarga asal Simbah Wetan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan tersebut tengah menempati sebuah kamar kos di Gang 1 Buaran Kradenan saat peristiwa terjadi.


Kapolsek Pekalongan Selatan, Kompol Aries Tri Hartanto, mengungkapkan bahwa kejadian itu berlangsung pada Minggu petang. Namun, aparat baru mengetahui setelah beredarnya informasi di media sosial.


“Kami mengetahui kejadian ini dari media sosial. Setelah itu, kami mendatangi TKP. Kejadiannya hari Minggu, tanggal 2 November, sekitar pukul 17.30 WIB,” ujar Aries, Senin, 3 Oktober 2025.


Aries menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, keluarga tersebut sedang memasak di ruang berukuran sekitar 2,8 x 2,8 meter dalam kondisi tertutup. Diduga terjadi kebocoran gas yang kemudian tersulut api ketika kompor dinyalakan.

“Akhirnya terjadi ledakan dan mereka mengalami luka bakar. Warga segera menolong dan membawa korban ke RS Bendan. Namun, sekitar malam harinya, korban atas nama Harisan Arka dinyatakan meninggal dunia. Sementara bapak, ibu, dan adiknya masih dirawat di RSUD Bendan,” jelasnya.


Polisi telah melakukan pemeriksaan di lokasi (TKP) serta menggali keterangan dari para saksi. Salah satu saksi mata, Baysroh (49), yang tinggal berdekatan dengan korban, menuturkan bahwa ia melihat keluarga tersebut sempat keluar rumah sebelum masuk kembali ke kamar. Tidak lama kemudian, terdengar suara ledakan keras dari arah kamar tersebut.


“Saya dengar suara ledakan, terus saya lari keluar lihat api. Saya teriak-teriak minta tolong, ‘Ada orangnya di dalam, saat itu warga akan langsung menjebol, ada orang di dalam,” katanya.


Warga akhirnya berhasil membuka pintu kamar dan mengevakuasi para korban. ''Akhirnya mereka bisa keluar, tapi kondisinya luka bakar,” ujar Baysroh.


Ia menambahkan bahwa ruang yang meledak itu dipakai sebagai kamar tidur sekaligus dapur. “Iya, di situ buat masak juga. Namanya kontrakan sempit. Ya namanya kos-kosan untuk seorang, ya sempit. Biasa untuk anak magang,” tuturnya.


Polisi masih menyelidiki sumber pasti kebocoran gas dan memastikan keamanan penghuni kontrakan lain di sekitar lokasi kejadian.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube