Slawi — Kebakaran melanda salah satu rumah warga di Perumahan Bumi Selaras, Desa Pengabean, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Rabu (5/11/2025) sore. Warga setempat digegerkan terbakarnya rumah yang diketahui dalam kondisi kosong karena sedang direnovasi itu.
Peristiwa nahas ini diketahui terjadi sekitar pukul 17.55 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu karena rumah dalam kondisi kosong.
Kepala Bidang Penanggulangan Kebakaran Kabupaten Tegal, Suwitno, mengungkapkan, pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 17.58 WIB. Armada dan personel Damkar 2 langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan pemadaman, tanpa menunggu waktu lama.
“Saat kami tiba di lokasi sekitar pukul 18.15 WIB, api sudah membesar di bagian kamar tidur rumah tersebut. Kami langsung melakukan penanganan cepat bersama tim gabungan,” ujarnya.
Proses pemadaman api dilakukan petugas gabungan dari Damkar Kabupaten Tegal, Damkar Kota Tegal, Polsek Dukuhturi, Koramil, BPBD, serta relawan PMI Kabupaten Tegal. Beruntung api bisa dipadamkan total pada pukul 18.45 WIB.
Dari hasil sementara, diketahui ruang kamar tidur beserta isinya hangus terbakar. Sementara kerugian material masih dalam proses perhitungan.
Ketua PMI Kabupaten Tegal Iman Sisworo melalui Kepala Markas PMI Sunarto menuturkan, pihaknya turut melakukan assessment lapangan bersama tim gabungan untuk memastikan dampak kebakaran.
“Dari hasil awal, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik yang kemudian menyambar cairan tiner di dalam kamar. Ledakan kecil dari cairan mudah terbakar itu mempercepat penjalaran api,” jelasnya.
Sunarto menambahkan, petugas Posko PMI awalnya menerima laporan dari grup WAG 112 mengenai adanya kebakaran di Perumahan Bumi Selaras. Tim langsung bergerak cepat ke lokasi untuk membantu pemadaman sekaligus melakukan pendataan.
Sementara itu, sejumlah warga sekitar mengaku kaget karena tiba-tiba melihat asap hitam pekat membumbung tinggi dari rumah yang tengah direnovasi itu.
“Tadi saya lihat api sudah besar di kamar bagian belakang. Kami panik dan langsung hubungi damkar,” ujar salah satu warga.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik, terutama di rumah yang sedang dalam proses renovasi. (yeri noveli)