Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Pengajian Habib Rizieq di Pemalang Ricuh, Lima Orang Terluka

PENGAJIAN - Habib Rizieq saat orasi di tabligh akbar di Desa Pegundan
Petarukan
Pemalang

PemalangBentrokan antar dua kelompok massa terjadi saat tabligh akbar yang menghadirkan Habib Rizieq Shihab di Desa Pegundan Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Rabu malam 23 Juli 2025. Akibat kejadian tersebut, sedikitnya lima orang mengalami luka-luka.


Kerusuhan terjadi sekitar pukul 22.30 WIB, saat ratusan anggota ormas Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS), yang menolak kehadiran Habib Rizieq. Mereka mencoba masuk ke area pengajian yang diselenggarakan oleh Front Persatuan Islam (FPI).


Meski aparat keamanan sempat menghadang, sebagian massa berhasil menerobos dari jalur lain. Sehingga bentrokan antar dua kelompok pun tak bisa dihindari.


Suasana mencekam dirasakan oleh warga sekitar. Ahmad (50), salah seorang saksi mata, mengaku melihat massa berbaju putih mengejar kelompok berbaju hitam.


“Kejadiannya cepat, cuma sekitar 10 menit. Tapi tegang banget, saling lempar batu dan kejar-kejaran,” katanya.


TNI dan Polri segera turun tangan untuk mengendalikan situasi. Korban luka langsung dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit terdekat. Beberapa anggota polisi turut menjadi korban saat mencoba memisahkan dua kelompok yang bertikai.

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengatakan jumlah korban luka yang dirujuk ke rumah sakit berjumlah lima orang. Namun pihaknya masih melakukan pendataan lebih lanjut untuk memastikan jumlah pasti.


“Kita masih mendata jumlah korban secara pasti. Ada informasi menyebut 5, ada juga yang menyebut 13. Ini sedang kami pastikan,” kata Anom Widiyantoro, usai acara.


Anom menyesalkan terjadinya bentrokan, dan berharap warga tetap menjaga ketenangan dan tidak mudah terprovokasi.


“Pemalang harus kondusif. Jangan mudah terprovokasi. Ini tanggung jawab kita semua untuk menjaga persatuan, jangan ada lagi yang mengatasnamakan agama atau golongan,” tegasnya.


Insiden ini terjadi saat peringatan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah yang digelar di Dusun Sambo Desa Pegundan. Meski sempat ricuh, acara tetap berlangsung dengan pengamanan ketat dan berakhir sekitar pukul 00.00 WIB.


Hingga Kamis 24 Juli 2025, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti bentrokan antar ormas, yang terjadi saat tabligh akbar yang dihadiri Habib Rizieq tersebut.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube