Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Kota Tegal Kirim Bantuan Ke Longsor di Cilacap dan Banjarnegara

KIRIM BANTUAN - Sekretaris Daerah Kota Tegal
Agus Dwi Sulistyantono
Kepala BPBD Mabrur
Pengurus PMI
Kepala Markas Djoko Trihadmojo dan personel foto bersama usai apel pengiriman bantuan untuk longsor di Cilacap.(meiwan/radartegal)

TEGALSekretaris Daerah Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono melepas bantuan logistik dan personil dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal menuju daerah terdampak bencana longsor di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara dan Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, di Halaman Markas PMI Kota Tegal, Senin (17/11).


Dalam arahannya, Sekda Kota Tegal yang juga Ketua PMI Kota Tegal drg Agus Dwi Sulistyantono menegaskan bahwa respons cepat dan koordinasi antar daerah sangat dibutuhkan dalam penanganan bencana.


“Bencana tidak mengenal batas wilayah. Saat saudara kita di Cilacap dan Banjarnegara membutuhkan bantuan, kita hadir. Pengiriman bantuan ini adalah bentuk kepedulian dan komitmen Kota Tegal dalam mendukung upaya penanganan bencana,” ujar Agus.


Disebutkan Agus, BPBD Kota Tegal mengirimkan logistik berupa 8 box paket sembako, 20 box hygiene kit, 20 pcs kasur lipat, 20 set paket sandang, 20 box paket family kit, Gula (5 pcs), sarden dan kornet masing-masing 8 pcs, 250 kg beras Untuk masing-masing lokasi (Cilacap dan Banjarnegara).


Sedangkan PMI Kota Tegal menyiapkan 150 kg beras (6 karung), 15 dus mie instan, 1 dus minyak goreng (4 galon), Total bantuan logistik PMI yang diberangkatkan ke dua titik 300 kg beras, 30 dus mie instan dan 2 dus minyak goreng (8 galon).

Selain logistik, PMI dan BPBD juga mengerahkan personel dan armada 1 ambulance Travello dan 1 APV, Driver PMI, 2 relawan PMI, 2 relawan BPBD.


Sekda menegaskan bahwa pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan BPBD dan PMI Provinsi Jawa Tengah dan termasuk dengan BPBD dan PMI Banjarnegara dan Cilacap, agar sumberdaya yang ada baik logistik dan personil tidak menumpuk tapi sesuai dengan kebutuhan.


“Kami berpesan agar seluruh personel menjaga keselamatan, memastikan peralatan lengkap, dan mendistribusikan bantuan secara tertib, cepat, dan tepat sasaran,” tambah Agus.


Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak bencana dan mempercepat penanganan darurat di wilayah yang terdampak.