Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Damkar Pekalongan Selamatkan Dua Anak, Insiden Jari Terjebak Meja dan Cincin Macet

Petugas Damkar Kota Pekalongan saat menolong warga melepas cincin di jarinya

Pekalongan — Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Pekalongan kembali dimintai tolong warga, namun kali ini bukan untuk memadamkan kebakaran. Dalam satu hari, petugas dimintai tolong untuk menangani dua kejadian tidak biasa yang melibatkan anak-anak dan remaja, masing-masing terkait jari terjebak pada meja kayu serta cincin yang tak bisa dilepas.


Kejadian pertama menimpa seorang siswa SD swasta di Kota Pekalongan. Jari tangan bocah tersebut masuk ke lubang meja kayu dan terjebak sehingga tidak dapat dikeluarkan. Pihak sekolah kemudian melapor ke Damkar untuk meminta bantuan.


“Yang pertama tadi ada salah satu siswa di sebuah SD swasta di Kota Pekalongan, itu dia jarinya tersangkut meja. Jadinya masuk ke lubang meja dan tidak bisa lepas. Dan yang baru saja kita lakukan ini evakuasi cincin yang tidak bisa dilepas juga. Alhamdulillah semua proses berjalan dengan aman dan lancar,” jelas Yudha Wijaya, petugas Damkar Kota Pekalongan saat diwawancarai, Rabu (15/10/2025).


Menurut Yudha, siswa tersebut sudah terjebak sekitar 30 menit hingga satu jam sebelum petugas tiba dan berhasil melepaskan jarinya tanpa cedera. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari luka pada anak.


Tak lama berselang, Damkar didatangi seorang remaja bernama Reza (16) asal Sragi Kabupaten Pekalongan. Ia datang ke markas Damkar karena cincin di jari manis tangan kanannya tidak bisa dilepas hingga menyebabkan pembengkakan.


Remaja itu mengaku sudah satu hari mencoba melepas cincin tersebut dengan berbagai cara namun tidak berhasil, hingga akhirnya memutuskan mendatangi Damkar. “Ya biar ngelepas cincinnya,” ujarnya singkat.


Petugas Damkar kemudian melakukan evakuasi cincin dengan peralatan khusus. Proses berjalan lancar dan cincin berhasil dilepas tanpa menimbulkan luka serius.


Petugas Damkar mengungkapkan, laporan terkait cincin macet memang cukup sering diterima dari warga, baik dari Kota Pekalongan maupun daerah sekitar.


“Karena mungkin mereka sudah berupaya melakukan beberapa cara, entah itu dilumasi pakai minyak atau sabun, atau dilepas pakai benang juga sudah tidak bisa, baru mereka datang ke sini,” jelas petugas.


Ia juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat menggunakan perhiasan, terutama cincin. “Kalau cincin agak susah ya imbauannya, soalnya kan cincin juga merupakan perhiasan. Jadi kalau untuk cowok mungkin janganlah terlalu pakai cincin, tapi kalau untuk cewek kalau memakai cincin pun ya sering-sering dilepas saja, dilakukan perawatan,” tambahnya.


Aksi cepat petugas Damkar Kota Pekalongan ini kembali menegaskan peran mereka tidak hanya sebatas pemadaman kebakaran, tetapi juga pelayanan penyelamatan untuk keselamatan masyarakat dalam berbagai situasi darurat sehari-hari.