Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Bus Haryanto Terguling di Tol Batang, 3 Tewas

CELAKA - Kondisi bus dan korban kecelakaan maut Bus Haryanto di Tol Batang
yang menewaskan 3 orang penumpangnya. (dok. satlantas polres batang)

BATANG — Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Semarang–Batang KM 354 Jalur B, tepatnya di wilayah Desa Ponowareng, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Minggu malam 26 Oktober 2025 sekitar pukul 22.35 WIB.


Sebuah bus Mercedes Benz PO Haryanto dengan nomor polisi B-7394-VGA mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling dan menyebabkan tiga orang tewas di tempat.


Sebanyak 20 penumpang lainnya mengalami luka-luka, sementara 12 orang dinyatakan selamat.


Kasatlantas Polres Batang AKP Eka Hendra, bus yang dikemudikan Ali Yudiyanto (36), warga Dukuhseti, Kabupaten Pati, melaju dari arah timur menuju barat saat kondisi hujan deras mengguyur kawasan tersebut.


“Bus melaju di lajur kiri, kondisi jalan lurus dan datar, namun karena hujan deras membuat ban selip, kendaraan oleng ke kiri, menabrak pembatas jalan, dan akhirnya terguling ke kanan,” jelas AKP Eka Hendra dalam keterangannya.


Dalam insiden ini, tiga korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.


Ketiganya adalah Anis Tya Mayzahra (17), Suyatmi (46), dan seorang perempuan belum teridentifikasi (Mrs. X).


Ketiganya mengalami luka berat di kepala, dada, dan tangan akibat benturan keras saat bus terguling.


Jenazah para korban dievakuasi ke RSUD Kabupaten Batang untuk proses identifikasi lebih lanjut.


Sebanyak 20 penumpang lainnya mengalami luka ringan hingga berat, mulai dari patah tulang, memar, hingga pendarahan di kepala.


Korban yang luka-luka dirawat di RSUD Batang dan RS QIM Batang.


Di antara korban luka terdapat anak-anak, seperti Alnaira Mecca Elshanum (4 tahun) dan Ahmad Refano Elfrida (8 tahun) yang mengalami luka di kepala dan wajah.

“Sebagian besar korban mengalami luka akibat benturan di dalam bus saat kendaraan terguling. Semua korban sudah kami evakuasi bersama tim medis,” ujar AKP Eka Hendra.


Polisi memastikan bahwa pengemudi bus, Ali Yudiyanto, memiliki SIM BII Umum yang masih berlaku hingga Oktober 2029.


Namun, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Batang.


“Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap sopir dan beberapa saksi yang selamat untuk memastikan faktor penyebab dominan,” terang AKP Eka.


Ia menambahkan, dugaan sementara bus tergelincir akibat ban kehilangan traksi di jalan basah, mengingat kondisi hujan deras dan minimnya penerangan di lokasi kejadian.


Akibat insiden ini, kerugian materi ditaksir mencapai Rp20 juta.


Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat sekitar satu jam karena proses evakuasi kendaraan besar yang terguling di badan jalan.


Petugas tol bersama tim dari Polres Batang, PJR, dan Jasa Marga segera mengevakuasi bus ke bahu jalan untuk mencegah kemacetan lebih lanjut.


AKP Eka Hendra mengimbau seluruh pengemudi, terutama bus antarprovinsi, untuk lebih berhati-hati dalam berkendara saat cuaca hujan.


“Kami mengingatkan seluruh pengemudi agar menurunkan kecepatan, menjaga jarak aman, dan memastikan kondisi ban kendaraan prima,” ujarnya tegas.


Ia juga menekankan pentingnya istirahat cukup bagi sopir bus jarak jauh untuk menghindari kelelahan yang dapat berujung fatal.


Hingga Senin dini hari, seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis, dan kondisi lalu lintas di jalur tol kembali normal.