Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Batang Luncurkan Genting, Targetkan 3.000 Anak dapat Orang Tua Asuh Perangi Stunting

Pemerintah Kabupaten Batang luncurkan program Genting di BTP

BATANG — Pemerintah Kabupaten Batang meluncurkan program inovatif bertajuk Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Senin 28 Juli 2025 di Batang Teras Pandawa.


Peluncuran dilakukan bersama TP PKK dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).


Program ini diluncurkan bertepatan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32, sebagai upaya konkret dan kolaboratif menekan angka stunting di Batang.


Ketua TP PKK Batang sekaligus Ketua Bunda Asuh, Faelasufa Faiz, menegaskan bahwa semangat gotong royong menjadi napas utama program Genting.


“Setiap desa akan punya minimal satu orang tua asuh yang bertugas memberi asupan bergizi kepada anak-anak selama enam bulan penuh,” jelas Faelasufa.


Program ini langsung menyasar sekitar 3.000 anak, dengan skema pembagian tanggung jawab yang menyeluruh: satu anak per desa, dua anak per kecamatan, dan tiga anak dari PKK Kabupaten.


Tak hanya masyarakat dan pemerintah, sektor swasta pun turut serta.


Program Genting mendapat sokongan kuat dari dana CSR perusahaan seperti Bank Jateng, PDAM, Nestle, Cimory, dan Indomarco.


“Total dana yang terkumpul saat ini mencapai Rp487 juta, disalurkan langsung kepada orang tua asuh tanpa perantara demi transparansi,” ujar Faelasufa.


Untuk memastikan efektivitas program, PKK Batang menerapkan dua lapis sistem monitoring.


Pertama, monitoring harian berbasis dokumentasi foto di grup WhatsApp kecamatan. Setiap hari, orang tua asuh wajib mengunggah foto anak saat diberi makan.

Kedua, monitoring berbasis data melalui dashboard progres yang terintegrasi dengan Posyandu.


“Kalau dalam dua bulan berat badan anak tidak naik, tim Puskesmas dan PLKB akan turun langsung ke rumah untuk investigasi,” tegasnya.


Tak sekadar memberi makan, Genting juga mengedepankan pendekatan edukatif.


PKK ingin orang tua asuh paham pentingnya makanan bergizi dan cara menyuapi anak yang baik.


“Memberi makan itu penting, tapi mengajarkan cara makan yang benar itu jauh lebih berkelanjutan,” ungkap Faelasufa.


Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan apresiasinya terhadap sinergi semua pihak dalam program ini.


Ia mengakui bahwa Genting dimulai dari nol rupiah, namun kini didukung penuh banyak stakeholder melalui dana CSR.


“Ini jadi contoh bagaimana niat baik dan semangat kolaborasi bisa menggerakkan perubahan besar,” ujarnya.


Kepala DP3AP2KB Kabupaten Batang, Supriyono, menambahkan bahwa Genting juga ditujukan untuk meningkatkan kesadaran keluarga akan peran vital mereka dalam membentuk generasi berkualitas.


“Dari keluarga yang sehat, kuat, dan tangguh akan lahir generasi unggul yang membawa Indonesia ke masa depan gemilang,” kata Supriyono.


Dengan dukungan lintas sektor, program Genting diharapkan mampu menurunkan prevalensi stunting secara signifikan dan menjadi model nasional dalam pendekatan keluarga berbasis gotong royong.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube