GROBOGAN — Tahun 2025, Perhutani KPH Purwodadi Kabupaten Grobogan menargetkan produksi kayu sebesar 11.921,8 meter kubik dari kayu jati dan rimba.
Target tersebut berdasarkan data KPH Purwodadi pada Minggu (15 Juni 2025) terdiri dari kayu jati sebanyak 10.595,2 meter kubik dan kayu rimba sebanyak 1.326,6 meter kubik.
Hingga triwulan II (Mei 2025), realisasi produksi mencapai 7.736,8 meter kubik atau 65 persen dari target tahunan. Capaian ini melebihi Nilai Perkiraan Sementara (NPS) Juni sebesar 6.345,5 meter kubik atau 121 persen dari proyeksi bulan berjalan.
Wakil Administratur KPH Purwodadi, Toto Suwaranto, memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran produksi serta pihak terkait atas kinerja yang telah melebihi ekspektasi tersebut.
"Terima kasih bagi semua tim produksi yang telah bekerja keras. Hingga kini, capaian produksi kayu KPH Purwodadi sudah melampaui NPS. Ini adalah kerja keras bersama,” katanya saat kegiatan Pembinaan Karyawan di Kantor BKPH Sambirejo, KPH Purwodadi akhir pekan lalu.
Kegiatan ini menjadi forum konsolidasi strategis yang dihadiri jajaran internal manajemen dan perwakilan Lembaga Masyarakat Desa Hutan atau LMDH sebagai mitra kerja utama di lapangan.
Adapun pembinaan membahas terkait strategi pengawalan proses produksi kayu yang merupakan bagian penting dalam siklus pengelolaan hutan lestari
Kasi Produksi KPH Purwodadi, Kastur, menekankan pentingnya sinergi antara Perhutani dengan masyarakat sekitar hutan terutama LMDH guna mengawal serta mengamankan proses produksi kayu, juga menjadi bagian dari strategi pemberdayaan maupun perlindungan hutan berbasis partisipasi masyarakat.
"Melalui skema Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat, LMDH turut aktif menjaga keamanan kawasan hutan dan mendukung aktivitas produksi," imbuhnya.
Ketua LMDH Godan Wana Lestari, Sutadi, pun menyatakan komitmennya untuk terus mendukung Perhutani dalam mewujudkan pengelolaan hutan lestari.
“LMDH siap mendukung pengawalan produksi. Perhutani adalah mitra dan kami percaya keberhasilan produksi hutan berdampak pada peningkatan kesejahteraan untuk masyarakat desa hutan,” pungkasnya.