BLORA — Blora tak hanya dikenal dengan wisata alam dan budayanya yang kaya, tetapi juga memiliki ragam kuliner khas yang memanjakan lidah. Bagi para wisatawan, membawa pulang oleh-oleh khas Blora menjadi hal wajib agar perjalanan terasa lebih berkesan.
Banyak pilihan oleh-oleh khas Blora yang bukan hanya enak, tetapi juga ramah di kantong dan bisa dinikmati semua kalangan. Keunikan rasa serta proses pembuatan yang masih mempertahankan resep turun-temurun membuat oleh-oleh ini selalu dicari.
Mulai dari camilan renyah hingga kue tradisional yang melegenda, rekomendasi oleh-oleh khas Blora menawarkan cita rasa yang khas dan berbeda dari daerah lain.
Jika kamu sedang merencanakan liburan ke Blora, berikut empat oleh-oleh khas yang wajib kamu bawa pulang karena rasanya benar-benar menggoda selera.
Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Blora
Berdasarkan Manajemen Kehidupan, Rahardja, dkk (2020:59), oleh-oleh adalah sesuatu yang didapatkan saat sedang bepergian. Oleh-oleh terdiri dari beberapa macam, di antaranya adalah oleh-oleh makanan, cendera mata, dan cerita.
1. Kue Gendu
Kue Gendu merupakan kue kering dengan rasa mirip nastar. Kue ini telah ada sejak zaman dulu. Jika nastar memiliki bentuk bulat, bentuk kue gendu justru menyerupai ulat pohon jati yang gendut.
Banyak orang menambahkan mata di ujungnya sehingga bentuknya makin imut. Isian kue gendu bisanya selai durian dan bukan selai nanas.
2. Mancho
Mancho adalah makanan yang dibuat dari adonan tepung beras ketan dan tepung sagu yang digoreng, kemudian dicelupkan ke gula karamel, dan terakhir dibalur wijen sangrai.
Rasa kue ini manis dan gurih. Kue Mancho bisa awet sehingga cocok untuk oleh-oleh.
3. Dumbeg
Dumbeg merupakan makanan tradisional yang ada di wilayah Blora dan Rembang. Jajanan ini mirip dengan kue clorot khas Yogyakarta dan Purworejo. Kue ini berbentuk kerucut dengan bungkus daun.
Warnanya coklat denga rasa manis yang berasal dari gula jawa. Karena berupa kue basah, jadi umur simpan makanan ini tidak lama.
4. Tape Sugihan
Tape sugihan terbuat dari singkong yang difermentasi. Rasanya asam manis, dengan tekstur padat tetap empuk, dan juga lumer di mulut. Tape ini disebut sugihan karena dibuatnya di Dusun Sugihan, Kecamatan Banjarejo, Blora.
Dengan cita rasa yang khas dan mudah ditemukan, keempat oleh-oleh di atas menjadi pilihan terbaik untuk dibawa pulang setelah berkunjung ke Blora. Selain memuaskan selera, oleh-oleh ini juga bisa menjadi cara untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Blora kepada keluarga dan teman di rumah.