Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Karya Peci Kulit Jagung Mahasiswa UMK Berteknologi AR dan Rakaat Tracker

Tim mahasiswa UMK pamerkan peci kulit jagung teknologi Augmented Reality dan Rakaat Tracker

KUDUSSebuah karya unik diciptakan Tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) Universitas Muria Kudus (UMK).


Mereka berinovasi menciptakan produk fashion ramah lingkungan, berupa peci berbahan limbah kulit jagung.


Yang menarik, peci ini dilengkapi teknologi Augmented Reality (AR) dan Rakaat Tracker. Inovasi ini tidak hanya mengusung nilai ekonomi dan estetika saja. Namun juga memadukan unsur keberlanjutan dengan teknologi digital untuk mendukung gaya hidup islami modern.


"Peci hasil karya Tim PKM-K UMK ini memanfaatkan limbah kulit jagung yang diolah menjadi bahan kain alami dengan tekstur lembut, kuat, dan nyaman digunakan," ujar Ketua Tim PKM-K UMK, Adilah Azzahroh pada Kamis (16/10/2025).


Melalui teknologi Augmented Reality, kata Adalah, pengguna dapat memindai motif kebudayaan pada peci untuk mengakses informasi interaktif seputar kebudayaan dan edukasi ibadah.


Selain itu, fitur Rakaat Tracker berfungsi membantu pengguna dalam menghitung jumlah rakaat saat shalat. Karena itu, produk peci ini bukan sekadar aksesori saja, namun juga sarana ibadah yang inovatif.


Adilah mengaku, ide ini lahir dari kepedulian terhadap limbah pertanian yang melimpah di daerah Kudus.


Produk ini telah diperkenalkan secara resmi di lingkungan kampus Universitas Muria Kudus.


Sasaran promosi peci ini dengan target utama mahasiswa dan dosen laki-laki sebagai pengguna awal.

Melalui kegiatan sosialisasi dan uji coba, tim berharap peci ini dapat diterima luas dan menjadi contoh nyata inovasi religius berbasis teknologi di kalangan civitas akademika UMK.


Adilah dan tim PKMK melihat limbah kulit jagung sering terbuang begitu saja, padahal memiliki potensi besar jika diolah dengan tepat.


"Dari situ kami berpikir untuk menggabungkannya dengan teknologi agar tercipta produk yang bermanfaat, bernilai jual, dan berwawasan lingkungan,” ungkapnya.


Melalui program PKM-K ini, kata Adilah, timnya tidak hanya berfokus pada pengolahan bahan dan desain produk, tetapi juga pada aspek digitalisasi pemasaran melalui platform berbasis Augmented Reality.


Sementara itu, dosen pembimbing, Savitri Wanabuliandari mengapresiasi inovatif mahasiswanya dalam menciptakan produk yang menggabungkan kearifan lokal, teknologi, dan nilai religius.


“Karya ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya kreatif, tetapi juga peka terhadap isu lingkungan dan kebutuhan masyarakat modern. Harapannya, produk ini bisa menjadi inspirasi bagi inovasi hijau dan religius di kalangan generasi muda,” ujarnya.


Melalui inovasi ini, Tim PKM-K UMK berharap dapat membuka peluang kewirausahaan baru bagi mahasiswa dan masyarakat.


Selain itu, mendorong pemanfaatan limbah pertanian menjadi produk eco-friendly berbasis teknologi.


Kehadiran Peci pintar ini diharapkan menjadi simbol kolaborasi antara tradisi, inovasi, dan keberlanjutan lingkungan yang dapat bersaing di pasar nasional maupun internasional. 

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube