GROBOGAN — Suara azan terdengar menggema di balik jeruji tahanan Polres Grobogan, Jawa Tengah, pada Selasa (17 Juni 2025). Panggilan menunaikan ibadah shalat fardhu tersebut berkumandang dari mulut narapidana yang mengikuti perlombaan.
Sebanyak 18 narapidana, satu per satu unjuk kemampuan dalam lomba azan yang penuh makna guna memeriahkan Hari Bhayangkara ke-79. Dengan mengenakan baju tahanan, mereka melantunkan azan penuh penghayatan di hadapan dewan juri.
Acara ini bukan sekadar perlombaan, melainkan wujud nyata perubahan hati serta keinginan untuk kembali ke jalan yang diridhai Tuhan.
Wakapolres Grobogan Kompol Trisno Nugroho menyampaikan, kegiatan ini bertujuan membangkitkan semangat para tahanan dan memberikan ruang bagi mereka untuk berpikir positif dan mendekatkan diri pada sang pencipta.
"Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79, kami dari Polres Grobogan menggelar kegiatan lomba azan dengan peserta 18 narapidana yang sedang menjalani proses hukum di ruang tahanan Mapolres Grobogan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kompol Trisno Nugroho menyampaikan, lomba ini juga menjadi wadah untuk memberikan harapan baru kepada para tahanan agar tetap semangat menjalani hari-hari mereka meskipun dalam keterbatasan ruang gerak.
“Jalani apa yang terjadi, semua yang sudah dilakukan pasti ada hikmahnya. Saya berpesan kepada para tahanan supaya jangan sampai mengulangi lagi kesalahan yang sama setelah nantinya menjalani hukuman akibat perbuatan yang telah dilakukannya,” pungkasnya.
Dengan kegiatan ini, Kompol Trisno Nugroho berharap para tahanan bisa berpikir lebih positif lagi serta tetap semangat di tengah proses hukum yang saat ini masih berlangsung.
Dari perlombaan azan ini, tiga tahanan dinobatkan sebagai juara, menerima bingkisan langsung dari Wakapolres Grobogan. Kendati demikian, lebih dari itu, seluruh peserta sejatinya menjadi pemenang dalam perjuangan menuju perubahan yang lebih baik.